Bukan karena Tak Ingin Jadi Raja, Yi-an Ternyata Simpan Ketakutan Besar sebelum Terima Takhta di Perfect Crown
Perfect Crown Episode 10 Tampilkan Sisi Emosional Yi-an
DRAMA - Konflik batin Yi-an mulai terungkap sebelum dirinya menerima takhta kerajaan di episode 10 Perfect Crown/ Foto: Disney+
Yi-an Takut Keinginannya Berubah Menjadi Ambisi Kekuasaan
Tak hanya itu, Yi-an juga mempertanyakan niatnya sendiri.
Ia mengaku ingin melindungi keponakannya, Yi-yoon, dari kekacauan politik istana.
Namun di sisi lain, Yi-an takut keinginannya menerima takhta sebenarnya lahir dari ambisi pribadi dan keserakahan terhadap kekuasaan.
Keraguan, rasa takut, dan rasa bersalah itulah yang menjadi konflik batin terbesar Yi-an sepanjang episode 10.
Akhirnya Menerika Titah Raja
Keraguan itulah yang membuat Yi-an sempat terus menolak titah kerajaan sebelum akhirnya memutuskan mengambil kembali haknya sebagai penerus takhta.
Dukungan Seong Hui-ju menjadi alasan terbesar yang membuat Yi-an mulai yakin bahwa keputusannya bukanlah bentuk keserakahan, melainkan upaya untuk melindungi keluarga kerajaan dari kekacauan yang semakin besar.
Keraguan, rasa takut, dan rasa bersalah itulah yang menjadi konflik batin terbesar Yi-an sepanjang episode 10.
Meski sempat menolak titah kerajaan sesuai tradisi istana, Yi-an akhirnya mulai mantap menerima posisinya setelah mendapat dukungan penuh dari Seong Hui-ju yang memilih tetap berada di sisinya. (naf)





