Bukan karena Tak Ingin Jadi Raja, Yi-an Ternyata Simpan Ketakutan Besar sebelum Terima Takhta di Perfect Crown
Perfect Crown Episode 10 Tampilkan Sisi Emosional Yi-an
DRAMA - Konflik batin Yi-an mulai terungkap sebelum dirinya menerima takhta kerajaan di episode 10 Perfect Crown/ Foto: Disney+
Hui-ju Jadi Alasan Yi-an Mulai Memahami Beban Seorang Raja
Permintaan cerai Seong Hui-ju menjadi titik terbesar yang membuat Yi-an berubah.
Ia sadar bahwa semakin dekat dirinya dengan takhta, semakin besar pula ancaman yang akan datang kepada orang-orang di sekitarnya.
Karena itu, Yi-an sempat memilih menjauh dan menyendiri demi mencegah Seong Hui-ju ikut terseret dalam konflik istana.
Yi-an Dihantui Rasa Bersalah terhadap Mendiang Raja
Selain ketakutan kehilangan orang yang dicintainya, Yi-an juga dihantui rasa bersalah terhadap keluarga kerajaan.
Dalam pengakuannya kepada Seong Hui-ju, Yi-an mengatakan bahwa dirinya sebenarnya sudah mengetahui keinginan terakhir mendiang raja sejak lama.
Sang raja bahkan telah menyiapkan Gonryongpo untuk dirinya sebelum meninggal dunia.
Sayangnya, Yi-an menerima jubah kerajaan itu tepat pada malam kematian sang kakak.
Momen tersebut membuatnya merasa semuanya sudah terlambat dan dirinya gagal menjalankan tanggung jawab terhadap keluarga kerajaan.
Perasaan bersalah itu terus menghantuinya hingga ia ragu menerima posisi raja.





