Bukan Cuma SPMB, DPRD Samarinda Ungkap Hal yang Harus Dibenahi Agar Sekolah Lebih Merata
DPRD SAMARINDA - Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie. (Foto: IST)
AVNMEDIA.ID - Persoalan kesenjangan antar sekolah menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda dalam mengevaluasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini.
Dewan menilai pembenahan pendidikan tidak bisa hanya berfokus pada proses penerimaan peserta didik, melainkan perlu diikuti dengan peningkatan kualitas sekolah serta penyesuaian kapasitas ruang belajar.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB di daerah tetap mengacu pada regulasi yang ditetapkan pemerintah pusat.
Namun, sejumlah kendala yang muncul ketika aturan tersebut diterapkan di Samarinda perlu menjadi perhatian untuk perbaikan ke depan.
Menurut Novan, hasil pelaksanaan SPMB tahun ini dapat dijadikan dasar untuk melakukan evaluasi sebelum sistem yang sama diterapkan kembali pada tahun berikutnya.
Salah satu aspek yang dianggap penting ialah bagaimana pemerintah dapat mengurangi perbedaan kondisi dan kualitas sekolah.
“Berbagai kekurangan yang ditemukan pada pelaksanaan tahun ini tentu harus menjadi bahan evaluasi. Bagi kami, salah satu yang paling penting untuk didorong adalah penyeragaman sekolah,” ucapnya.
Ia mengatakan, aturan nasional mengenai SPMB tetap menjadi pedoman Pemerintah Kota Samarinda.





