BI Rate Naik ke 5,25%, Cicilan KPR Belum Tentu Ikut Melonjak, Ini Temuan Rumah123
Kenaikan BI Rate Tidak Otomatis Diikuti Bunga KPR
ILUSTRASI Rumah/ Pexels.com
Dampak Kenaikan BI Rate Diperkirakan Baru Terasa pada 2027
Rumah123 memperkirakan efek kenaikan BI Rate Mei 2026 terhadap pasar KPR tidak akan terjadi secara instan.
Berdasarkan pola historis, transmisi kebijakan moneter ke sektor pembiayaan perumahan biasanya membutuhkan waktu sekitar enam bulan.
Artinya, dampak yang lebih nyata terhadap penyaluran KPR diperkirakan baru mulai terlihat pada kuartal IV 2026 hingga kuartal I 2027.
Meski demikian, permintaan properti dinilai masih memiliki fondasi yang cukup kuat, terutama dari kelompok pembeli rumah pertama dan keluarga muda yang masih membutuhkan hunian.
Untuk membantu masyarakat mengambil keputusan finansial yang lebih tepat, Rumah123 menyediakan berbagai layanan pembiayaan, mulai dari kalkulator KPR, pengajuan KPR ke berbagai bank, hingga layanan KPR Take Over yang memungkinkan konsumen mengevaluasi kembali skema cicilan yang dimiliki.
Pasar Properti Masih Menunjukkan Resiliensi
Temuan Rumah123 menunjukkan bahwa pasar properti Indonesia saat ini tidak hanya bergantung pada pergerakan suku bunga semata.
Meski BI Rate naik dan bunga kredit berpotensi meningkat dalam beberapa bulan ke depan, kebutuhan hunian yang tinggi serta dominasi segmen kelas menengah membuat permintaan properti tetap relatif stabil.
Kondisi ini menjadi sinyal bahwa sektor properti masih memiliki daya tahan yang cukup baik menghadapi fase pengetatan moneter yang sedang berlangsung. (jas)





