Paviliun Cahya in-Lite di ARCH:ID 2026: Integrasi Cahaya, Ruang, dan Arsitektur Nusantara
in-Lite ARCH ID 2026/ HO to Avnmedia.id
AVNMEDIA.ID - Pendekatan arsitektur modern kini tidak lagi berdiri pada aspek bentuk semata, melainkan berkembang sebagai ekosistem kolaboratif lintas disiplin.
Hal ini menjadi landasan penyelenggaraan ARCH:ID 2026 yang mengusung tema “Skema Sintesa: Integrasi Kolaboratif Arsitektur”, menekankan pentingnya integrasi antara desain, material, budaya, hingga pengalaman manusia.
Dalam konteks tersebut, pencahayaan hadir bukan sekadar elemen pelengkap, tetapi sebagai bagian integral dari desain ruang.
Perspektif inilah yang diangkat in-Lite LED melalui instalasi “Paviliun Cahya”, yang ditampilkan pada 23–26 April 2026 di ICE BSD City.
Eksplorasi Cahaya sebagai Medium Arsitektur
Melalui Paviliun Cahya, in-Lite menghadirkan instalasi berbasis pengalaman yang mengeksplorasi hubungan antara cahaya, ruang, dan persepsi manusia.
Instalasi ini dirancang sebagai perjalanan transisi cahaya—dari kegelapan menuju terang—yang merepresentasikan proses sintesa dalam arsitektur.
Commercial Director in-Lite LED, Fransiska Darmawan, menjelaskan bahwa konsep tersebut terinspirasi dari pemikiran Raden Ajeng Kartini dan diwujudkan melalui kolaborasi tim yang seluruhnya perempuan.
Menurutnya, cahaya dalam instalasi ini tidak hanya berfungsi sebagai elemen visual, tetapi sebagai medium yang membangun relasi antara ruang dan pengalaman manusia secara bertahap.





