Paviliun Cahya in-Lite di ARCH:ID 2026: Integrasi Cahaya, Ruang, dan Arsitektur Nusantara
in-Lite ARCH ID 2026/ HO to Avnmedia.id
Data Ikatan Arsitek Indonesia menunjukkan bahwa sekitar 20% dari total 27.000 anggotanya adalah perempuan—angka yang terus berkembang menuju keseimbangan yang lebih inklusif.
Kurator ARCH:ID 2026 sekaligus Principal Architect Hadiprana Design, Afwina Kamal, menilai bahwa pendekatan sintesa selaras dengan karakter kerja kolaboratif dan integratif yang semakin kuat di kalangan arsitek perempuan.
Ia menekankan bahwa peningkatan visibilitas perempuan di industri ini menjadi sinyal positif bagi masa depan arsitektur yang lebih inklusif dan humanis.
Kolaborasi Industri Perkuat Ekosistem Desain
Partisipasi in-Lite di ARCH:ID 2026 juga melibatkan berbagai mitra industri seperti TACO, Sandei, Viro, Himalaya Abadi, Socio Greenhouse, dan Euodia.
Kontribusi TACO, misalnya, diwujudkan melalui integrasi material interior seperti HPL, sheet, flooring, hingga panel dinding yang memperkuat pengalaman visual dan fungsional instalasi.
General Manager Community Development TACO, Andika Tjandra, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendorong pendekatan desain yang lebih holistik—tidak hanya dari sisi fungsi, tetapi juga pengalaman ruang secara keseluruhan. (jas)
- Sinar Mas Land Gelar World-Class Education Expo 2026, Tarik Lebih dari 1.000 Pengunjung
- PRISM Ekspansi ke Aceh, Makassar, dan Palangkaraya, Bidik Tren Hotel Premium di Kota Berkembang
- Indonesia Steel Architectural Award 2026 Resmi Dibuka, BlueScope dan IAI Cari Karya Baja Terbaik Menuju Ajang ASEAN
- Indonesia Masuki Era Properti Post-Jakarta, 11 Kota Catat Kenaikan Harga Rumah pada Maret 2026





