Amar Bank dan JAFF Dorong Bankability Industri Perfilman Nasional
KOLABORASI - Kolaborasi Amar Bank dan JAFF selanjutnya akan diperluas melalui forum diskusi bersama enam asosiasi yang masing-masing mewakili profesi di industri perfilman/ HO to Avnmedia.id
Kolaborasi Amar Bank dan JAFF selanjutnya akan diperluas melalui forum diskusi bersama enam asosiasi yang masing-masing mewakili profesi di industri perfilman.
Forum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk membahas kebutuhan dan tantangan finansial yang dihadapi pelaku industri dari berbagai sisi.
Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa persoalan akses pembiayaan perfilman tidak dapat diselesaikan hanya dari sisi perbankan.
Diperlukan keterlibatan pelaku industri, asosiasi, pembuat kebijakan, serta ekosistem pendukung untuk membangun standar tata kelola yang membuat bisnis kreatif semakin mudah dipahami oleh lembaga keuangan.
“Dengan partisipasi Amar Bank dan JAFF, kami mengajak para pemangku kepentingan di industri kreatif, baik asosiasi maupun pembuat kebijakan, untuk berkolaborasi bersama membangun industri film yang semakin bankable dan memperluas akses pembiayaan produktif bagi ekonomi kreatif Indonesia,” tutup Josua.
Bankability Menjadi Fondasi Pertumbuhan Perfilman
Pertumbuhan jumlah penonton dan nilai ekonomi menunjukkan bahwa perfilman Indonesia memiliki potensi pasar yang besar.
Namun, untuk membawa pertumbuhan tersebut ke level berikutnya, industri membutuhkan fondasi bisnis yang lebih kuat.
Kemampuan mencatat transaksi, mengelola arus kas, menyusun dokumen bisnis, dan membangun rekam jejak finansial menjadi bagian penting dari proses tersebut.
Kolaborasi Amar Bank dan JAFF pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai akses layanan perbankan.
Lebih jauh, inisiatif ini menyoroti kebutuhan industri perfilman untuk bertransformasi dari ekosistem berbasis proyek menjadi industri dengan tata kelola bisnis yang semakin terukur.
Jika kesiapan finansial tersebut dapat dibangun secara konsisten, peluang pembiayaan produktif bagi industri perfilman dan rantai pasoknya akan semakin terbuka.
Pada titik inilah bankability dapat menjadi salah satu fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi perfilman Indonesia secara berkelanjutan. (jas)
- blu by BCA Digital Catat Tren Collaborative Saving, dari Dana Healing hingga Pernikahan Lewat Fitur bluGether
- Target Rp1.314 Triliun, Maybank Percepat Pembiayaan Hijau untuk Industri ASEAN
- BCA Digital Borong Empat Penghargaan HR Asia Awards 2026, Pertahankan Predikat Tempat Kerja Terbaik di Asia
- Citi Bawa Era Baru Perbankan Digital, Luncurkan Teknologi AI untuk Dorong Efisiensi di Indonesia





