6 Langkah untuk Berhenti Mengkhawatirkan Hal-Hal yang di Luar Kontrol Kita
Pisahkan Hal yang Bisa dan Tidak Bisa Dikendalikan
ILUSTRASI - Kenali langkah-langkah praktis mengelola kekhawatiran agar tidak terjebak pada hal-hal di luar kendali (Foto: Canva)
AVNMEDIA.ID - Kekhawatiran adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern.
Di tengah tuntutan pekerjaan, relasi, kesehatan, hingga ketidakpastian masa depan, banyak orang merasa pikirannya terus dipenuhi skenario terburuk yang belum tentu terjadi.
Namun, para ahli kesehatan mental menegaskan bahwa mengkhawatirkan hal-hal di luar kendali justru dapat menguras energi, mengganggu fokus, dan menurunkan kualitas hidup.
Kabar baiknya, kekhawatiran bukan sesuatu yang harus dilawan habis-habisan, melainkan dapat dikelola dan diarahkan secara lebih sehat.
Berikut enam langkah praktis yang dapat membantu berhenti mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bisa kita kontrol.
Langkah-Langkah untuk Berhenti Mengkhawatirkan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kontrol
1. Kenali Ketakutan yang Sebenarnya
Kekhawatiran sering kali hanya “kulit luar” dari rasa takut yang lebih dalam.
Misalnya, cemas soal pekerjaan bisa berakar pada takut gagal atau tidak dianggap kompeten.
Dengan menanyakan “apa yang sebenarnya aku takuti?”, rasa takut menjadi lebih jelas dan tidak lagi samar.
Ketakutan yang spesifik lebih mudah dihadapi dibanding ketakutan yang kabur dan tidak terdefinisi.
2. Sadari Saat Pikiran Mulai Mengkhawatirkan Sesuatu
Langkah penting berikutnya adalah kesadaran.
Banyak orang tenggelam dalam kekhawatiran tanpa menyadarinya.
Cobalah berhenti sejenak dan akui, “Saat ini aku sedang khawatir.”



