5 Fakta Pengabdi Setan 3: Origin, Bongkar Asal-usul Teror hingga Tayang 2027, Berani Nonton?
5 Fakta Pengabdi Setan 3: Origin, Teror Berawal dari Strasbourg
FILM - Fakta Pengabdi Setan 3: Origin, Mulai dari Asal-usul Teror hingga Tayang 2027/ Kolase: AVNMEDIA.ID
Salah satu detail paling mengejutkan dari Pengabdi Setan 3: Origin adalah titik awal ceritanya.
Film ini akan membuka kisah dari Strasbourg pada 1518, yang terinspirasi dari peristiwa nyata yang dikenal sebagai Dancing Plague of 1518 atau wabah menari Strasbourg.
Setelah itu, cerita berpindah ke sebuah mercusuar berhantu di pesisir selatan Jawa pada abad ke-17.
Perpindahan latar dari Eropa ke Jawa sekaligus membuat rentang waktu dalam film ini jauh lebih luas dibandingkan dua film sebelumnya.
Detail tersebut menjadi salah satu petunjuk penting mengenai betapa luasnya dunia yang akan dibangun Joko Anwar.
Terlebih, peristiwa Strasbourg 1518 sendiri merupakan kejadian historis yang hingga kini masih menyimpan berbagai pertanyaan mengenai penyebabnya.
Dalam Origin, peristiwa tersebut kemudian menjadi bagian dari kisah horor yang berkaitan dengan mitologi Pengabdi Setan.
3. Asal-usul sekte dan kutukan mulai dibongkar
.webp)
Inilah bagian yang kemungkinan paling ditunggu penggemar.
Pengabdi Setan 3: Origin akan mengulik asal-usul sekte serta perjanjian dengan kekuatan iblis yang menjadi sumber rangkaian teror dalam semesta film ini.
Joko Anwar juga menyebut film tersebut akan menjawab pertanyaan mengenai dari mana kutukan itu berasal, mengapa tidak pernah berhenti, dan apa sebenarnya yang diincar.
Misteri mengenai Darminah dan Batara juga menjadi bagian yang menarik perhatian.
Kedua sosok tersebut sebelumnya membuat penonton penasaran karena kemunculannya di dua film terdahulu menyisakan banyak pertanyaan.
Kali ini, masa lalu mereka akan ikut dikulik dalam perjalanan menuju asal-usul dunia Pengabdi Setan.
Dengan begitu, Origin berpotensi menjadi film yang memberikan konteks baru terhadap berbagai petunjuk yang sebelumnya tersebar di dua film pertama.
4. Melintasi dua benua dan menggunakan tujuh bahasa
.webp)
Bukan hanya ceritanya yang dibuat lebih besar, skala produksinya juga mengalami peningkatan drastis.





