5 Drama Korea Mirip Bloody Flower, Kisahkan Jenius Medis yang Berubah Jadi Monster Moral
DRAMA KOREA - Jika kamu mencari drama Korea mirip Bloody Flower dengan tema dokter jenius, eksperimen medis, dan dilema moral, lima judul berikut wajib masuk daftar tontonan/ Kolase oleh Avnmedia.id
AVNMEDIA.ID - Drama Korea Bloody Flower sukses bikin penonton gelisah.
Bukan cuma karena unsur thriller dan pembunuh berantainya, tetapi karena pertanyaan moral yang terus menghantui: apakah seorang jenius medis tetap bisa disebut pahlawan jika caranya melibatkan manipulasi dan kematian?
Karakter Woo-gyeom menjadi contoh nyata bagaimana garis antara penyembuh dan monster bisa begitu tipis.
Jika kamu mencari drama Korea mirip Bloody Flower dengan tema dokter jenius, eksperimen medis, dan dilema moral, lima judul berikut wajib masuk daftar tontonan.
1. Dr. Brain

Kalau Bloody Flower mempertanyakan batas etika demi menyelamatkan nyawa, Dr. Brain menyoroti obsesi terhadap pengetahuan.
Dibintangi Lee Sun-kyun, drama ini mengikuti ilmuwan saraf yang menggunakan teknologi eksperimental untuk mengakses ingatan orang lain.
Awalnya didorong oleh duka pribadi, penelitiannya perlahan menabrak batas moral.
Mirip Woo-gyeom, sang protagonis merasa tujuannya cukup besar untuk membenarkan metode berbahaya.
Hasilnya? Thriller psikologis yang sunyi tapi mencekam.
2. A Beautiful Mind
Berbeda pendekatan, tapi sama-sama bermain di wilayah abu-abu.
Jang Hyuk memerankan Lee Yeong-oh, ahli bedah saraf jenius dengan kepribadian antisosial.
Ia dingin, rasional, dan sulit memahami emosi pasien. Saat serangkaian kematian misterius terjadi, ia menjadi tersangka utama.
Drama ini tidak memberi jawaban hitam-putih. Seperti Bloody Flower, ia memaksa penonton mempertanyakan: apakah kecerdasan tanpa empati bisa berubah jadi ancaman?
3. God's Quiz
Lebih bernuansa investigasi forensik, tapi tetap menyentuh sisi gelap dunia medis.
Dibintangi Ryu Deok-hwan sebagai ahli forensik jenius, serial ini mengungkap kematian-kematian misterius yang seringkali melibatkan manipulasi sains.
Jika Bloody Flower fokus pada satu sosok yang nyaris seperti “dewa medis”, God’s Quiz memperlihatkan bagaimana sistem dan ambisi pribadi bisa membelokkan kebenaran ilmiah.
4. Hyper Knife

Ini mungkin yang paling dekat secara tema.
Park Eun-bin memerankan dokter ilegal dengan kemampuan luar biasa yang beroperasi di luar hukum. Ia yakin kejeniusan membuatnya kebal dari aturan.
Sama seperti Woo-gyeom di Bloody Flower, karakter di Hyper Knife percaya bahwa tujuan menghalalkan cara.
Drama ini juga menyoroti relasi mentor-murid yang toxic dan berbahaya.
5. Doctor Stranger
Lebih melodramatis, tetapi punya fondasi emosi serupa.
Lee Jong-suk memerankan ahli bedah yang hidupnya dipenuhi trauma dan obsesi menyelamatkan orang tercinta.
Keputusasaan membuatnya berani melanggar batas etika.
Tema yang diangkat sama: ketika orang yang kita cintai berada di ambang kematian, moralitas bisa berubah bentuk.
Kenapa Tema “Dokter Jadi Monster” Selalu Menarik?
Drama seperti Bloody Flower dan lima judul di atas punya benang merah yang sama: kecerdasan luar biasa tanpa kontrol moral bisa berubah menjadi teror.
Alih-alih menampilkan monster tradisional, drakor ini menghadirkan horor yang lebih realistis—institusi medis, korporasi, dan sistem hukum yang perlahan ikut terkontaminasi oleh ambisi dan kekuasaan.
Pertanyaannya kini bukan lagi siapa yang benar atau salah, tetapi seberapa jauh seseorang rela melangkah demi menyelamatkan nyawa.
Kalau kamu menyukai thriller medis penuh dilema etika, lima drama Korea mirip Bloody Flower ini siap membuatmu kembali mempertanyakan batas antara pahlawan dan penjahat. (jas)





