4 Alasan Perilaku Self-Sabotage, Diam-diam Hambat Pertumbuhan Diri dan Kebahagiaan
ILUSTRASI - Cek Alasan Perilaku Self-Sabotage, Diam-diam Hambat Pertumbuhan Diri dan Kebahagiaan (Foto: Canva)
Self-sabotage tidak hanya dipicu oleh ketakutan akan kegagalan, tetapi juga ketakutan terhadap keberhasilan.
Ketika seseorang takut gagal, ia cenderung menghindari tantangan untuk melindungi diri dari kekecewaan dan penilaian negatif.
Di sisi lain, takut berhasil juga dapat memicu perilaku serupa.
Keberhasilan sering kali membawa tuntutan baru, ekspektasi yang lebih tinggi, serta perubahan peran sosial.
Kondisi ini membuat sebagian orang memilih tetap berada di zona nyaman meski tidak bahagia, daripada menghadapi konsekuensi dari kesuksesan.
3. Keyakinan Negatif tentang Diri Sendiri
Pandangan negatif terhadap diri sendiri turut berperan besar dalam perilaku self-sabotage.
Seseorang yang merasa tidak layak sukses atau bahagia cenderung bertindak dengan cara yang memperkuat keyakinan tersebut.
Dalam psikologi, kondisi ini berkaitan dengan ketidaksesuaian antara diri saat ini dan diri ideal.
Untuk menghindari rasa tidak nyaman seperti cemas atau malu, individu bisa saja menjauh dari peluang positif yang sebenarnya mendukung pertumbuhan diri.



