Tumbuh dengan Keluarga Traumatis? Ini Penjelasan Bagaimana Pola Trauma Membentuk Diri
Peran Isolasi dan Rasa Malu dalam Proses Penyembuhan
ILUSTRASI - Trauma keluarga membentuk emosi dan relasi dewasa. Kenali dampak dan cara mulai pulih demi kesehatan mental (Foto: Canva)
Hal ini terjadi karena kondisi tersebut sudah dianggap sebagai “keseharian”.
Sebagian orang baru menyadari dampak trauma setelah menghadapi masalah berulang, seperti hubungan yang tidak sehat, rasa rendah diri, atau stres berkepanjangan.
Tanpa pemahaman yang tepat, trauma masa kecil dapat terus membentuk pola hidup tanpa disadari.
Pola Relasi Tidak Sehat sebagai Dampak Trauma
Salah satu dampak paling umum dari trauma keluarga adalah terbentuknya pola relasi yang tidak sehat.
Penyintas sering kali tertarik pada hubungan yang penuh konflik atau ketimpangan karena situasi tersebut terasa familiar.
Kekacauan emosional yang pernah dialami di masa kecil kerap disalahartikan sebagai rasa aman sehingga seseorang terus mengulang pola hubungan yang merugikan dirinya sendiri.
Peran Isolasi dan Rasa Malu dalam Proses Penyembuhan
Rasa malu dan isolasi menjadi pengalaman yang umum dialami oleh penyintas keluarga traumatis.
Banyak dari mereka memilih diam karena takut tidak dipahami, disalahkan, atau memperburuk situasi.
Padahal, isolasi justru memperkuat luka emosional dan memperlambat proses pemulihan.



