Terpikat Drama Korea The Art of Sarah? Ini 5 Cerita Sejenis: Dear X hingga Reflection of You
DRAMA KOREA - Jika kamu terpikat dengan dinamika psikologis dan permainan citra dalam drama ini, ada sejumlah K-drama lain dengan tema serupa/ Kolase oleh Avnmedia.id
AVNMEDIA.ID - Drama Korea The Art of Sarah sukses mencuri perhatian berkat kisah penuh intrik tentang identitas palsu, ambisi, dan sisi gelap kehidupan kelas atas.
Karakter Sarah Kim yang terus-menerus “menciptakan ulang” dirinya menghadirkan potret perempuan di wilayah abu-abu moral—antara bertahan hidup dan memanipulasi keadaan.
Jika kamu terpikat dengan dinamika psikologis dan permainan citra dalam drama ini, ada sejumlah K-drama lain dengan tema serupa.
Mulai dari manipulasi identitas hingga ambisi menembus lingkaran elite, berikut lima rekomendasi yang sejalan dengan nuansa The Art of Sarah.
1. Dear X – Popularitas dan Manipulasi di Balik Senyum Manis
Dalam Dear X, Kim Yoo-jung memerankan Baek A-jin, aktris muda yang dicintai publik.
Namun di balik citra polos dan sempurnanya, tersembunyi kepribadian manipulatif yang piawai mengendalikan persepsi orang lain.
Seperti Sarah, A-jin memahami bahwa kekuatan terbesar terletak pada bagaimana dirinya dipandang.
Drama ini menyoroti bagaimana ketenaran bisa menjadi alat sekaligus topeng untuk menyembunyikan sisi gelap.
2. Anna – Satu Kebohongan yang Mengubah Segalanya
Penampilan Bae Suzy dalam Anna menjadi salah satu kisah reinventing paling kuat di K-drama modern.
Berawal dari kebohongan kecil, Lee Yoo-mi menciptakan identitas baru dan berhasil menyusup ke kalangan elite.
Tema identitas palsu dan ambisi sosial terasa sangat dekat dengan The Art of Sarah.
Keduanya sama-sama menampilkan perempuan yang rela meninggalkan jati diri demi kehidupan yang lebih tinggi—namun harus membayar harga mahal.
3. Celebrity – Dunia Influencer dan Realitas yang Dipalsukan
Lewat karakter Seo A-ri yang diperankan Park Gyu-young, Celebrity membedah dunia influencer yang penuh pencitraan.
Jika Sarah membangun persona di lingkaran sosial elite, A-ri melakukannya di panggung media sosial.
Drama ini menegaskan satu hal: ketika citra menjadi segalanya, batas antara realitas dan kebohongan makin kabur.
4. Mine – Ambisi dan Identitas di Dunia Chaebol
Mine menghadirkan intrik keluarga kaya dengan dua karakter perempuan kuat, Seo Hee-soo (Lee Bo-young) dan Jung Seo-hyun (Kim Seo-hyung).
Di balik kemewahan, tersimpan rahasia, tekanan, dan kepalsuan.
Sama seperti The Art of Sarah, drama ini mengeksplorasi bagaimana perempuan di dunia elite sering kali dipaksa memainkan peran tertentu demi bertahan.
5. Reflection of You – Masa Lalu yang Tak Pernah Benar-Benar Hilang

Dalam Reflection of You, Go Hyun-jung berperan sebagai Jung Hee-joo, seniman sukses yang kehidupannya diguncang oleh masa lalu.
Drama ini mengupas konsekuensi dari pilihan dan kebohongan yang pernah dibuat.
Jika The Art of Sarah berbicara tentang menciptakan identitas baru, Reflection of You menunjukkan bagaimana masa lalu bisa meruntuhkannya kapan saja.
Identitas, Ambisi, dan Wilayah Abu-Abu Moral
Kelima drama di atas memiliki benang merah yang sama: protagonis perempuan dengan moralitas kompleks.
Mereka bukan sepenuhnya pahlawan, tapi juga bukan antagonis murni.
Jika kamu menyukai The Art of Sarah karena ketegangan psikologis dan permainan identitasnya, daftar ini bisa jadi pilihan berikutnya.
Dari manipulasi citra hingga ambisi menembus strata sosial, setiap judul menawarkan eksplorasi mendalam tentang siapa kita sebenarnya—dan sejauh apa kita bersedia berbohong demi menjadi seseorang yang “lebih baik.” (jas)
- 5 Drama Korea Mirip Bloody Flower, Kisahkan Jenius Medis yang Berubah Jadi Monster Moral
- Pavane Masuk Peringkat 7 Global, Raih 2 Juta Views dalam Tiga Hari Tayang
- Bintangi The Art of Sarah sampai Pavane, Lee E Dam Siap Jadi Aktris Besar?
- Banjir Air Mata di Februari, Ending Even If This Love Disappears Tonight dan Pavane Bikin Penonton Nyesek!





