Spoiler Four Hands Two Sonatas Episode 8: Pi-o Kembali Bermain Piano, Dalang Penculikan Terungkap
Four Hands Two Sonatas Episode 8
DRAMA - Episode 8 mengungkap Pi-o bangkit dari keterpurukan dan Martin menemukan dalang penculikan/ Foto: tvN
Ia mencoba memahami kondisi Pi-o dan mencari cara agar pianis tersebut dapat kembali memainkan musik tanpa terbebani oleh pandangan orang lain.
Di tengah persoalan tersebut, Pi-o juga mendapatkan tekanan dari Seung-woon.
Ia diminta memainkan karya Mozart yang kompleks dalam konser. Tantangan tersebut membuat kondisi Pi-o semakin sulit.
Pi-o Perlahan Berhasil Bangkit
Jeong-yo kemudian membawa Pi-o melihat penampilan seorang gitaris tunanetra di stasiun kereta bawah tanah.
Bagi Jeong-yo, penampilan tersebut menjadi contoh bahwa seorang musisi seharusnya tidak terlalu memikirkan bagaimana orang lain menilai dirinya.
Jeong-yo meminta Pi-o lebih fokus pada perasaan yang muncul ketika memainkan musik daripada memikirkan orang-orang yang melihatnya.
Nasihat tersebut membuat Pi-o teringat pada masa lalunya.
Ia mengingat masa ketika masih remaja dan sering bermain piano bersama Jeong-yo.
Pi-o juga mengingat pertengkaran antara Seung-woon dan Ji-hye mengenai dirinya ketika masih kecil.
Kenangan tersebut memperlihatkan tekanan yang selama ini turut memengaruhi kehidupannya.
Pi-o Berhasil Melewati Keterpurukannya
Pada akhirnya, Pi-o mencoba mengikuti nasihat Jeong-yo.
Ia kembali memainkan piano dan perlahan berhasil mengatasi keterpurukannya.
Saat latihan bersama orkestra, Jeong-yo masih melihat Pi-o mengalami masalah dengan tempo.
Namun, ia terus membimbing Pi-o agar tetap fokus.
Jeong-yo kemudian meminta Pi-o membayangkan dirinya sedang tampil bersama sebuah orkestra yang tidak terlihat.
Cara tersebut membantu Pi-o melepaskan rasa takutnya.
Hasilnya, Pi-o mampu memberikan penampilan yang luar biasa dalam konserto.





