Spoiler Episode 6 Bloody Flower: Jaksa Cha Coba Batalkan Vonis Woo-gyeom, Konspirasi Cheum Makin Terbuka
BLOODY FLOWER - Episode 6 semakin menegaskan bahwa Cheum bukan sekadar rumah sakit—melainkan pusat kekuasaan dengan agenda tersembunyi/ X @tntn_9
Bagi Cha, ini bukan hanya soal hukum, tetapi juga soal membongkar jaringan korupsi di balik Cheum Medical Center dan Chae Jeong-su.
Han-jun akhirnya setuju bekerja sama dengan Cha, dengan syarat ia mendapat seluruh berkas investigasi tentang Cheum.
Kematian Profesor Han dan Fakta Mengejutkan
Twist terbesar episode ini datang dari kematian Profesor Han.
Detektif Gong mengungkap bahwa Han telah kehilangan seluruh darahnya dan sudah meninggal dua hari. Ia juga diduga berada di sekitar rumah ibu Woo-gyeom sebelum tewas.
Yang lebih mengejutkan, terkuak bahwa Detektif Gong adalah “orang dalam” Cheum. Ia sebelumnya menolak laporan ibu Woo-gyeom saat sang anak dinyatakan hilang.
Kasus kematian ibu Woo-gyeom yang semula disebut serangan jantung kini dicurigai sebagai pembunuhan.
Konspirasi makin melebar.
Cheum Semakin Kuat, Saham Melonjak
Sementara penyelidikan berjalan, terapi darah Woo-gyeom terus dilakukan—setiap tiga hari untuk satu pasien.
Prosesnya lambat, tetapi efeknya besar bagi Cheum.
Saham perusahaan melonjak tajam hingga menjadikannya grup medis terbesar di negara itu.
Dalam kilas balik mengejutkan, Chae Jeong-su bahkan diperlihatkan membunuh ayahnya sendiri demi ambisi menguasai obat penyelamat nyawa tersebut.
Episode 6 semakin menegaskan bahwa Cheum bukan sekadar rumah sakit—melainkan pusat kekuasaan dengan agenda tersembunyi.




