Spoiler Episode 3 If Wishes Could Kill: Se-ah Masuk Dunia Lain
Drama Korea If Wishes Could Kill menghadirkan episode 3 yang jauh lebih menyeramkan dan penuh elemen supranatural/ X @sojuuline
Benar saja, suara di telepon bukan Geon-woo asli, melainkan roh jahat yang menyamar.
Saat Se-ah menolak menjawab, tubuhnya mulai lumpuh, mata memutih, dan kepalanya berputar hampir 360 derajat.
Adegan ini menjadi salah satu scene paling mengerikan dalam drama sejauh ini.
Ritual Penyelamatan Dimulai
Ha-young yang dipanggil dengan nama spiritual Haetsal segera memulai ritual penyelamatan.
Se-ah dibaringkan di altar luar rumah. Haetsal menjelaskan bahwa roh jahat sudah menjebak jiwa Se-ah.
Untuk selamat, Se-ah harus melewati tiga pintu di dunia lain.
Bang-wool membantu menyalakan dupa sambil membaca mantra.
Namun angin kencang membuat waktu ritual semakin sempit.
- Se-ah Masuk Dunia Lain
- Se-ah akhirnya terbangun di dimensi lain.
Di sana, Haetsal memberitahu bahwa mereka terhubung lewat benang putih dan Se-ah tidak boleh menoleh ke belakang.
Jika melanggar, roh jahat akan melihat Haetsal dan membahayakan nyawanya.
Pintu Pertama
Se-ah kembali ke lorong sekolah dan dipaksa menyaksikan ulang kematian Hyeong-wook.
Ia dikejar sosok sahabatnya yang terus berubah antara memohon bantuan dan mengancam membunuh.
Namun Se-ah sadar itu ilusi dan berhasil melewatinya.
Pintu Kedua
Ia lalu masuk ke trauma berikutnya, yaitu kecelakaan yang menewaskan kedua orang tuanya.
Se-ah hampir gagal karena tak sanggup meninggalkan bayangan orang tuanya.
Pintu Ketiga
Saat hendak melewati pintu terakhir, semuanya ternyata jebakan.
Ia mendadak kembali ke rumah Haetsal, tetapi suara Haetsal mengatakan bahwa itu belum selesai.
Dunia Darah dan Telepon Merah
Setelah menoleh ke belakang, Se-ah justru terlempar ke dimensi yang lebih gelap.
Tempat itu dipenuhi darah, tubuh bergelantungan, dan sebuah telepon merah yang terhubung ke tangannya dengan benang merah.





