Spoiler Episode 1 The Art of Sarah: Plot Twist di Akhir, Sarah Kim Tak Pernah Ada
SARAH KIM - Drama misteri terbaru bertajuk The Art of Sarah langsung tancap gas di episode perdana. Alih-alih memperkenalkan karakter utama secara perlahan, penonton justru disuguhi mayat sejak awal cerita/ X @amirkdrama
Yeo-jin yang dipermalukan oleh Chairman Choi Chae-u—karena dianggap “orang kaya baru”—melampiaskan amarahnya pada Sarah.
Anehnya, Sarah hanya meminta maaf dan memberikan tas Birkin merahnya sebagai kompensasi.
Sejak saat itu, hubungan mereka berubah drastis.
Sarah mengajari Yeo-jin tampil elegan, berpikir strategis, dan memanipulasi relasi bisnis.
Ia membeli hak cipta seni alih-alih barangnya, memainkan strategi “jual mahal,” dan selalu membuat orang lain yang mengejarnya.
Sarah terlihat seperti mentor sekaligus mastermind.
Investasi 15 Miliar Won yang Berujung Petaka
Konflik mulai memuncak ketika Sarah meminta investasi 15 miliar won untuk ekspansi Boudoir ke bisnis hotel.
Yeo-jin, meski sempat ditentang dewan direksi, tetap menyuntikkan dana tersebut.
Awalnya hasilnya manis. Dalam bulan pertama, Yeo-jin menerima dividen 1,5 miliar won. Namun setelah itu? Tak ada uang yang kembali.
Yeo-jin akhirnya mengaku telah menggelapkan dana perusahaan demi investasi tersebut.
Saat ia mulai curiga dan memeriksa tas Birkin merah pemberian Sarah, fakta pahit terungkap—tas itu palsu.
Di masa kini, Yeo-jin bahkan membuang tas tersebut ke sungai.
Simbol bahwa semuanya, termasuk persahabatan mereka, mungkin tak pernah nyata.
Fakta Mengejutkan: Sarah Adalah Penipu?
Penyelidikan makin dalam. Tangan kanan Yeo-jin ditangkap atas tuduhan penculikan dan pemerasan.
Ia mengaku Yeo-jin ingin uang 15 miliar won itu kembali, tapi Sarah menolak.
Kasus makin rumit ketika muncul korban lain, Woo Hyo-eun, seorang sales associate yang wajahnya sangat mirip Sarah.
Ia ditemukan dalam kondisi terluka dan mengaku diculik secara tidak sengaja.




