Spoiler Episode 12 To My Beloved Thief: Yi-Yeol Head to Head dengan Raja! Rencanakan Pemberontakan
EP 12 TO MY BELOVED THIEF - Yi-Yeol merancang penyelamatan para gisaeng dari rencana sadis Raja. Aksi itu berhasil, dan Yoon-bok terungkap sebagai bagian dari jaringan pemberontak dari dalam istana/ X @Cactus1__
AVNMEDIA.ID - Episode 12 To My Beloved Thief menjadi titik balik paling gelap dan brutal sejauh ini.
Ketegangan politik yang sebelumnya bergerak di balik layar kini meledak terbuka.
Yi-Yeol tak lagi sekadar bertahan hidup di tengah kekacauan istana—ia mulai melawan langsung kegilaan Raja.
Di episode ini, istana Joseon berubah menjadi ruang penuh paranoia, kekerasan simbolik, dan keputusan ekstrem.
Perpindahan jiwa, pengkhianatan, serta tragedi kemanusiaan saling bertabrakan, mendorong Yi-Yeol pada satu pilihan: pemberontakan.
Yi-Yeol Mengetahui Rencana Pembunuhan Raja
Episode dibuka dengan kebenaran pahit.
Yi-Yeol akhirnya mengetahui secara utuh rencana pembunuhan yang disusun Raja—dan yang paling mengejutkan, Eun-jo sudah lebih dulu menyadari bahwa dirinya disiapkan sebagai tumbal.
Mendengar fakta itu, Yi-Yeol meledak. Untuk pertama kalinya, ia menolak keras logika kekuasaan yang menghalalkan pengorbanan nyawa.
Ia bersumpah, setelah jiwanya kembali ke tubuh sendiri, ia akan melawan semua pihak—termasuk kelompok pemberontak dan Raja—yang menjadikan darah sebagai alat kekuasaan.
Sikap Yi-Yeol ini membuat Eun-jo terombang-ambing antara rasa aman dan ketakutan.
Tekad Yi-Yeol terasa heroik, tapi juga berbahaya.
Kegilaan Raja Mencapai Titik Nadir
Paranoia Raja mencapai level mengerikan. Merasa dikepung musuh, ia menjadikan istana sebagai arena hukuman.
Dalam salah satu adegan paling disturbing, Raja memerintahkan para gisaeng menari tanpa henti.
Kaki mereka terluka, darah mengalir, sementara Raja menonton dengan tatapan kosong.
Yi-Yeol—masih berada dalam tubuh Eun-jo—bertindak sebagai tabib.



