Spoiler Episode 1 Reacher Season 4: Misteri Kematian Anna dan Agnez Mo Langsung Bertemu Aktor Utama di Akhir Episode
REACHER SEASON 4 - Episode dibuka pada tengah malam ketika Reacher berada di kereta bawah tanah Philadelphia/ IG @reacherprimevideo
AVNMEDIA.ID - Reacher Season 4 resmi membuka cerita dengan sebuah kejadian mengejutkan.
Jack Reacher (Alan Ritchson) kembali beraksi sendirian dan langsung berhadapan dengan misteri kematian seorang perempuan bernama Anna Merrick.
Episode pertama juga memperkenalkan karakter Lila Hoth yang diperankan penyanyi dan aktris asal Indonesia, Agnez Mo.
Menariknya, pertemuan Agnez Mo dengan Reacher terjadi menjelang akhir episode dan menjadi salah satu titik penting yang menghubungkan misteri kematian Anna dengan persoalan yang lebih besar.
Spoiler Episode 1 Reacher Season 4
Episode dibuka pada tengah malam ketika Reacher berada di kereta bawah tanah Philadelphia. Setelah meninggalkan sebuah klub blues, dia menikmati makanan yang dibelinya sambil memperhatikan penumpang di sekitarnya.
Perhatian Reacher kemudian tertuju pada seorang perempuan bernama Anna Merrick.
Anna terlihat gelisah dan terus memeluk sebuah tas besar. Dengan pengalaman sebagai mantan penyelidik militer, Reacher langsung mencurigai adanya sesuatu yang tidak beres.
Dia mendekati Anna dan meminta perempuan tersebut menunjukkan tangannya.
Salah satu tangan Anna ternyata memegang sebuah revolver.
Reacher sempat mengira situasinya berkaitan dengan serangan teror. Namun, sebelum dia bisa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, Anna mengatakan bahwa tidak ada seorang pun yang bisa menolongnya.
Anna kemudian menembak dirinya sendiri.
Kematian Anna menjadi awal dari misteri yang harus dipecahkan Reacher.
Reacher Mulai Menyelidiki Kematian Anna
Karena menjadi orang terakhir yang berbicara dengan Anna sebelum perempuan tersebut meninggal, Reacher dibawa ke kantor polisi.
Dia diperiksa oleh dua detektif, Tamara Green dan Shaun Docherty.
Namun, seperti yang sudah menjadi ciri khas karakter Reacher, kehidupan pribadinya justru membuat polisi semakin bingung.
Reacher tidak memiliki alamat rumah tetap, nomor telepon, maupun barang-barang pribadi dalam jumlah berarti. Satu-satunya identitas yang dibawanya adalah paspor.
Meski demikian, Reacher tidak ingin kasus Anna berhenti sebagai kasus bunuh diri.
Dia merasa Anna melakukan tindakan tersebut karena berada di bawah tekanan.
Kecurigaan Reacher semakin kuat ketika tiga agen federal datang ke kantor polisi.
Anna ternyata memiliki hubungan dengan pemerintah. Para agen tersebut juga mencari sesuatu yang diyakini berkaitan dengan Anna, yaitu sebuah flash drive berisi informasi penting.
Mereka mencurigai Reacher mungkin menerima benda tersebut sebelum Anna meninggal.
Reacher tentu saja tidak memberikan jawaban yang mereka inginkan.





