Sinopsis Episode 1 Bloody Flower: Misteri Pembunuhan Berantai di Guam Dimulai!
Pembuka: Horor Pembunuhan Berantai di Guam
DRAMA KOREA - Episode pertama Bloody Flower langsung menegangkan. Kota Guam diguncang oleh serangkaian hilangnya warga, total 10 orang, dengan korban terbaru Hong Jae-gwang. Pelaku, Lee Woo-gyeom, melakukan eksperimen medis kejam pada korbannya, membunuh sekaligus mencoba “obat ajaib” untuk semua pe
Woo-gyeom menuntut kesepakatan hukum: Jaksa Cha harus membuktikan di pengadilan bahwa ia bisa menyembuhkan penyakit tak tersembuhkan tanpa pisau bedah.
Ketegangan antara hukum, moralitas, dan ambisi pribadi menjadi pusat konflik.
Review Episode 1
Episode 1 Bloody Flower memulai cerita dengan kuat dan gelap.
Penonton disuguhi dunia horor pembunuhan berantai yang dibumbui eksperimen medis kejam.
Ryeoun tampil maksimal, menghadirkan Woo-gyeom yang psikopat sekaligus cerdas, dengan keseimbangan antara kesombongan dan rasa tulus yang menyeramkan.
Keum Sae-rok dan Sung Dong-il berperan lebih sebagai pengantar karakter, namun konflik moral dan dilema etis seperti “trolley problem” membuat penonton terpaku hingga akhir.
Tempo cerita memang lambat di beberapa bagian, terutama pencarian mayat, tetapi ketegangan tetap terjaga.
Bloody Flower Episode 1 sukses membuka misteri pembunuhan berantai di Guam, memperkenalkan karakter kompleks, dan memicu rasa penasaran untuk episode berikutnya. (jas)



