Singapore Airlines Gandeng OpenAI untuk Tingkatkan Layanan dan Efisiensi Lewat Teknologi AI

Singapore Airlines/ atlas network

AVNMEDIA.ID - Singapore Airlines (SIA) resmi menjalin kemitraan strategis dengan OpenAI untuk mengembangkan solusi berbasis Generative Artificial Intelligence (GenAI). Kolaborasi ini menjadi yang pertama bagi OpenAI dengan maskapai penerbangan global dan ditujukan untuk menyempurnakan pengalaman pelanggan serta meningkatkan efisiensi operasional SIA.

Teknologi GenAI yang digunakan memiliki kemampuan memahami teks, suara, gambar, dan video. Hal ini memungkinkan penerapan kecerdasan buatan yang lebih canggih untuk mendukung layanan pelanggan dan memperlancar proses kerja internal di SIA.

Langkah awal dari kerja sama ini akan difokuskan pada pengembangan lebih lanjut asisten virtual SIA yang sudah ada di situs resminya. Dengan peningkatan fitur seperti rekomendasi penerbangan yang lebih cerdas, pelanggan akan dimudahkan dalam mencari destinasi, memesan tiket, hingga mengatur perjalanan dengan pengalaman digital yang lebih intuitif dan efisien.

Asisten virtual yang diperbarui ini juga dirancang untuk memberikan dukungan yang lebih personal, menawarkan informasi terkini, serta membantu pelanggan membuat keputusan yang lebih baik. Selain meningkatkan kepuasan pengguna, teknologi ini juga memperluas layanan mandiri yang tersedia bagi pelanggan.

Di sisi internal, staf SIA akan terbantu dengan sistem AI yang dapat mengotomatisasi tugas-tugas rutin dan memberikan panduan operasional berdasarkan data historis dan analisis cerdas.

Dengan kemampuan untuk memahami berbagai format data, teknologi AI dari OpenAI akan mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.

Related News
Recent News
image
Business DFI Retail Nusantara Catat Kinerja Solid pada 2025, IKEA dan Guardian Jadi Motor Pertumbuhan
by Adrian Jasman2026-06-26 13:55:10

PT DFI Retail Nusantara Tbk membukukan kinerja solid sepanjang 2025. IKEA meningkatkan profitabilita

image
Business IHSG Turun Hampir 32 Persen Setahun, Ekonom InFast Sebut Terjadi Fenomena Decoupling antara Ekonomi Riil dan Pasar Saham
by Adrian Jasman2026-06-25 20:33:42

IHSG turun 31,95 persen setahun. InFast menilai pasar saham dan ekonomi riil kini terpisah.