Riset NTT DATA: AI Perusahaan Terhambat Isu Privasi dan Kedaulatan Data, Ini Dampaknya bagi Bisnis
2026 Global AI Report/ HO to Avnmedia.id
Private AI berfokus pada perlindungan data perusahaan, pengendalian akses, serta pembatasan eksposur data sensitif.
Sementara itu, sovereign AI menitikberatkan pada kepatuhan terhadap regulasi wilayah atau negara tertentu, termasuk di mana data disimpan, diproses, dan bagaimana sistem AI dioperasikan sesuai aturan yurisdiksi.
Keduanya kini menjadi fondasi penting dalam strategi AI perusahaan, terutama di sektor yang sangat sensitif terhadap data.
CEO NTT DATA: AI Butuh Fondasi Arsitektur Baru
CEO sekaligus Chief AI Officer NTT DATA, Abhijit Dubey, menegaskan bahwa perkembangan AI saat ini menuntut perusahaan untuk melampaui sekadar kepatuhan regulasi.
Menurutnya, perusahaan yang berhasil adalah mereka yang mampu membangun fondasi operasional AI lintas pasar dan yurisdiksi sejak awal.
“Perusahaan yang berhasil melangkah lebih jauh dari sekadar kepatuhan regulasi dan mitigasi risiko adalah mereka yang membangun fondasi operasional AI secara strategis,” ujar Dubey.
Lima Pergeseran Besar dalam Era AI Perusahaan
Riset NTT DATA juga mengidentifikasi lima perubahan besar yang akan membentuk masa depan AI perusahaan:
1. AI kini dibatasi infrastruktur, bukan hanya model
AI membutuhkan kontrol lebih besar atas data, komputasi, dan keamanan.
2. Yurisdiksi data menjadi faktor arsitektur utama





