Lingkup Psikologi

Resolusi Tahun Baru Sulit Bertahan? Ini “Hacks” agar Janji Benar-Benar Bisa Ditepati

Resolusi yang Bertahan Dimulai dari Cara Berpikir

ILUSTRASI - Resolusi Tahun Baru sering gagal? Ini hacks sederhana agar janji tetap konsisten dan bertahan lama (Foto: Canva)

AVNMEDIA.IDResolusi Tahun Baru sering dimulai dengan semangat tinggi, namun perlahan memudar saat memasuki Februari.

Banyak orang merasa gagal bukan karena kurang niat, melainkan karena strategi perubahan yang kurang tepat.

Berbagai studi menunjukkan bahwa mayoritas resolusi Tahun Baru tidak bertahan lama.

Bukan karena malas, tetapi karena fokus perubahan terlalu sempit pada perilaku, tanpa memahami alasan dan pola pikir di baliknya.

Mitos 21 Hari Membentuk Kebiasaan Perlu Diluruskan

Selama bertahun-tahun, banyak orang percaya bahwa kebiasaan baru bisa terbentuk dalam 21 hingga 30 hari.

Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu pembentukan kebiasaan adalah sekitar 66 hari, bahkan bisa jauh lebih lama tergantung jenis perubahan yang dilakukan.

Artinya, kegagalan di bulan pertama bukan tanda resolusi salah, melainkan bagian dari proses adaptasi yang wajar.

Hack #1: Fokus ke Alasan, Bukan Target Angka

Salah satu kesalahan umum dalam resolusi adalah terlalu terpaku pada angka.

Padahal, angka bukan tujuan utama, melainkan alat ukur.

Alih-alih menargetkan “turun 10 kilogram” atau “memasak 30 resep,” lebih efektif jika fokus pada alasan di baliknya, seperti ingin merasa lebih sehat, lebih percaya diri, atau memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Hack #2: Bangun Identitas, Bukan Sekadar Kebiasaan

Perubahan yang bertahan lama biasanya terkait dengan identitas diri.

Ketika seseorang mulai melihat dirinya sebagai “orang yang aktif bergerak” atau “pribadi yang disiplin,” kebiasaan baru akan mengikuti secara alami.

Pendekatan ini membantu resolusi terasa sebagai bagian dari diri, bukan tugas tambahan yang membebani.

Hack #3: Libatkan Emosi dalam Proses Perubahan

Pikiran, perasaan, dan perilaku saling berkaitan.

Mengandalkan kemauan keras saja sering kali membuat resolusi cepat runtuh.

Membayangkan versi diri setelah berhasil, bagaimana perasaan, kepercayaan diri, dan kemampuan yang dimiliki, dapat menjadi bahan bakar motivasi jangka panjang yang lebih kuat.

Hack #4: Ubah Cara Pandang tentang Kegagalan

Banyak resolusi gagal karena satu atau dua kali meleset dari rencana, lalu ditinggalkan sepenuhnya.

Padahal, proses perubahan memang jarang berjalan lurus.

Melihat kegagalan sebagai bagian dari pembelajaran, bukan akhir dari komitmen, membantu seseorang kembali ke jalur tanpa rasa bersalah berlebihan.

Hack #5: Ingat, Perubahan Tidak Harus Dimulai Januari

Resolusi tidak eksklusif milik Tahun Baru.

Perubahan bisa dimulai kapan saja, tanpa menunggu momen simbolik.

Justru ketika tekanan “tahun baru, diri baru” berkurang, banyak orang lebih konsisten menjalani perubahan secara realistis dan berkelanjutan.

Resolusi yang Bertahan Dimulai dari Cara Berpikir

Kunci agar resolusi benar-benar bisa ditepati bukan terletak pada seberapa besar targetnya, melainkan seberapa jelas alasan di baliknya.

Dengan fokus pada makna dan tujuan personal, perubahan kecil pun dapat bertahan dan berkembang seiring waktu.

(apr)

Related News
Recent News
image
Sex and Relationship Overthinking Jadi Faktor Failure to Launch pada Anak Dewasa? Kenali Fenomena Kesulitan Mandiri
by April2026-01-31 13:04:04

Overthinking jadi penyebab baru failure to launch, membuat anak dewasa takut melangkah jadi mandek.

image
Sex and Relationship Sering Lupa? Ini Bedanya Kelupaan Wajar dan Tanda Penurunan Kognitif
by April2026-01-30 18:12:08

Lupa sesekali itu wajar, tapi kapan kelupaan jadi tanda penurunan kognitif? Ini penjelasannya.