Introvert Vs Ekstrovert, Mana yang Lebih Baik? Mitos dan Fakta soal Kepribadian
Perdebatan tentang introvert dan ekstrovert masih kerap muncul
ILUSTRASI - Introvert vs ekstrovert kerap diperdebatkan. Psikolog ungkap mitos dan fakta soal kepribadian (Foto: Canva)
AVNMEDIA.ID - Perdebatan tentang introvert dan ekstrovert masih kerap muncul di tengah masyarakat.
Ekstrovert sering dianggap lebih unggul karena dinilai ramah, mudah bergaul, dan percaya diri.
Sementara itu, introvert kerap dilekatkan dengan kesan pendiam dan tertutup.
Namun, para psikolog menegaskan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Dalam kajian psikologi modern, perbedaan kepribadian introvert dan ekstrovert tidak bisa dinilai dengan ukuran “lebih baik” atau “lebih buruk”.
Ekstrovert Lebih Unggul dalam Kehidupan Sosial, Mitos atau Fakta?
Salah satu mitos yang paling umum adalah anggapan bahwa ekstrovert selalu lebih sukses dalam kehidupan sosial dan dunia kerja.
Penelitian memang menunjukkan bahwa ekstrovert cenderung tampil lebih percaya diri, misalnya saat wawancara kerja atau ketika membangun relasi.
Meski begitu, keunggulan tersebut dinilai tidak signifikan.
Artinya, sifat ekstrovert hanya memberi keuntungan kecil dan bukan faktor penentu utama keberhasilan seseorang.



