Report Rumah123 Januari 2026: Harga Rumah Sekunder Naik 0,2%, Suplai Justru Menyusut

Ilustrasi rumah/ Unsplash

Sementara secara YoY hingga Desember 2025, wilayah Jabodetabek yang masih mencatatkan kenaikan harga rumah adalah:

  • Tangerang: naik 0,4%
  • Depok: naik 0,1%
  • Bekasi: naik 2,4%

Data ini mengindikasikan bahwa permintaan rumah sekunder di wilayah penyangga Jakarta masih relatif lebih kuat, terutama di area dengan harga yang lebih terjangkau dibanding pusat kota.

 

Kota Besar Pulau Jawa dan Luar Jawa Ikut Menguat

Untuk kota-kota besar di Pulau Jawa, hampir seluruhnya mencatatkan kenaikan harga bulanan:

  • Bandung: naik 0,2% MoM
  • Surabaya: naik 0,4% MoM
  • Semarang: naik 0,2% MoM
  • Yogyakarta: naik 1,3% MoM
  • Surakarta: naik 3,8% MoM

Secara tahunan, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta masing-masing naik 0,8%, 0,4%, dan 1,7%.

Sementara itu, di luar Pulau Jawa, Makassar mencatat kenaikan harga 1,7% secara bulanan, dengan kenaikan tahunan di:

  • Medan: 1,1% YoY
  • Denpasar: 2,5% YoY
  • Makassar: 2,3% YoY

Suplai Rumah Sekunder Turun Tajam

Di sisi pasokan, laporan mencatat penurunan suplai rumah sekunder sebesar 1,0% secara MoM.

Bahkan secara tahunan, volume suplai tercatat turun 9,1%.

Penurunan suplai ini berpotensi menjadi salah satu faktor penahan harga agar tidak terkoreksi lebih dalam, terutama di wilayah dengan permintaan stabil.

Tangerang Jadi Lokasi Paling Diburu Pencari Rumah

Related News
Recent News
image
Business DANA Raih Penghargaan Komdigi sebagai Perusahaan Paling Aktif Laporkan Konten Ilegal
by Adrian Jasman2026-06-02 19:34:36

DANA meraih penghargaan Komdigi sebagai perusahaan paling aktif melaporkan konten ilegal.

image
Business SCG Catat Pertumbuhan EBITDA 17 Persen di Q1 2026, Perkuat Resiliensi Bisnis Hadapi Gejolak Global
by Adrian Jasman2026-05-29 19:53:52

SCG catat EBITDA Rp8,3 triliun di Q1 2026, didorong strategi efisiensi dan bisnis regional.