Drama China

Rekap Ashes to Crown Episode 4: Rencana Licik Xiao Xun Gagal, Chu Zhao Berhasil Membalikkan Keadaan

Setelah gagal merebut takhta, Xiao Xun tidak tinggal diam dan mulai menyusun strategi baru untuk menyingkirkan Chu Zhao dari pusat kekuasaan/ X @haerlfs

AVNMEDIA.IDDrama China Ashes to Crown kembali menghadirkan episode penuh intrik politik dan ketegangan di Episode 4.

Setelah gagal merebut takhta, Xiao Xun tidak tinggal diam dan mulai menyusun strategi baru untuk menyingkirkan Chu Zhao dari pusat kekuasaan.

Namun kali ini, Chu Zhao sudah mengetahui seperti apa cara berpikir mantan tunangannya itu.

Berbekal pengalaman dari kehidupan sebelumnya, ia berhasil membaca jebakan yang disiapkan dan bahkan membalikkan situasi hingga membuat Xiao Xun kehilangan dukungan di istana.

Berikut rekap lengkap Ashes to Crown Episode 4.

Xiao Xun Menyadari Chu Zhao Bukan Lagi Sosok yang Sama

Kegagalan merebut takhta membuat Xiao Xun mulai mengevaluasi semua langkahnya.

Ia menyadari bahwa rencana yang selama ini disusun dengan rapi runtuh karena satu hal yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya, yakni perubahan besar dalam diri Chu Zhao.

Perempuan yang dulu selalu mempercayai dan mendukungnya kini justru menjadi lawan yang mampu menggagalkan setiap rencananya.

Meski merasa frustrasi, Xiao Xun tidak menyerah.

Ia justru semakin yakin bahwa Chu Zhao harus segera disingkirkan sebelum pengaruhnya di istana semakin kuat.

Kesempatan itu muncul ketika kerajaan mengadakan upacara penghormatan leluhur.

Ritual Leluhur Berubah Menjadi Upaya Menjatuhkan Chu Zhao

Di balik persiapan ritual yang tampak sakral, Xiao Xun diam-diam menyiapkan rencana baru.

Ia memanfaatkan sebuah rangkaian tanaman herbal yang telah dicampur racun untuk mencelakai Kaisar muda, Xiao Yu.

Tujuannya bukan hanya membahayakan sang Kaisar, tetapi juga menjadikan Chu Zhao sebagai kambing hitam.

Saat upacara berlangsung, Xiao Yu tiba-tiba ambruk setelah menghirup aroma dari rangkaian tersebut.

Kejadian itu langsung memicu kegemparan.

Seorang peramal istana segera menyalahkan Chu Zhao dan mengklaim bahwa keberadaannya membawa nasib buruk bagi kerajaan.

Ia bahkan mendesak agar Putri Agung segera ditangkap karena dianggap menjadi penyebab musibah yang menimpa Kaisar.

Tuduhan itu jelas bukan kebetulan. Semua telah disiapkan untuk menghancurkan reputasi Chu Zhao di hadapan para pejabat.

Xie Yanlai Berdiri di Garda Terdepan Melindungi Chu Zhao

Di tengah situasi yang memanas, Xie Yanlai langsung mengambil posisi di depan Chu Zhao.

Tanpa ragu, ia mencabut pedangnya dan memperingatkan siapa pun agar tidak bertindak gegabah sebelum kebenaran terungkap.

Sementara itu, Deng Yi berusaha mengendalikan keadaan dengan memanggil tabib kekaisaran dan menutup akses keluar masuk istana.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan gejala yang dialami Xiao Yu mirip dengan kasus kematian Putra Mahkota sebelumnya.

Temuan tersebut membuat kecurigaan terhadap Chu Zhao semakin menguat.

Bahkan ketika ingin menjenguk Xiao Yu, ia dicegah oleh para pejabat dengan alasan proses penyelidikan sedang berlangsung.

Chu Zhao Menyiapkan Jebakan Balasan

Malam harinya, Chu Zhao diam-diam menyelinap ke kamar Xiao Yu.

Di luar dugaan, Kaisar muda itu ternyata tidak benar-benar pingsan.

Ia hanya berpura-pura tidak sadarkan diri untuk mengelabui orang-orang yang sedang menyelidiki kasus tersebut.

Kesempatan itu langsung dimanfaatkan Chu Zhao.

Ia meminta Xiao Yu melanjutkan sandiwara tersebut agar pelaku yang sebenarnya merasa aman dan kembali bergerak.

Tak lama kemudian, kabar mengenai kondisi Xiao Yu yang mulai membaik sengaja disebarkan ke berbagai pihak di istana.

Chu Zhao berharap informasi tersebut dapat memancing dalang di balik peristiwa itu untuk menunjukkan langkah berikutnya.

 

Xiao Xun Masuk ke Dalam Perangkap

Kabar kesembuhan Xiao Yu membuat Xiao Xun curiga.

Ia yakin racun yang digunakan sebelumnya tidak mungkin bisa disembuhkan dengan mudah.

Karena itu, ia menduga informasi yang beredar hanyalah umpan yang sengaja disebarkan Chu Zhao.

Untuk membuktikan kecurigaannya, Xiao Xun mendatangi kediaman Kaisar muda dengan membawa semangkuk ramuan yang sebenarnya tidak mengandung racun.

Ia berniat menunjukkan bahwa tuduhan terhadap dirinya tidak berdasar.

Namun tanpa disadari, seluruh gerak-geriknya telah diawasi.

Saat mencoba memberikan ramuan tersebut kepada Xiao Yu, Xie Yanlai langsung muncul dan menghentikannya.

Tidak lama kemudian, Chu Zhao masuk ke ruangan sambil membawa Xiao Yu yang sehat dan tidak mengalami masalah apa pun.

Situasi itu membuat Xiao Xun harus mempertanggungjawabkan tindakannya di hadapan istana.

Bukti Baru Mengarah kepada Xiao Xun

Meski berhasil ditangkap dalam situasi mencurigakan, Xiao Xun tetap membela diri.

Ia meminta bukti yang menunjukkan bahwa dirinya benar-benar terlibat dalam percobaan pembunuhan terhadap Kaisar.

Tabib istana kemudian memeriksa ramuan yang dibawanya dan memastikan bahwa cairan tersebut tidak beracun.

Hal itu sempat membuat posisi Chu Zhao berada dalam tekanan.

Namun ternyata ia telah menyiapkan langkah berikutnya.

Chu Zhao menghadirkan seorang pelayan istana yang mengaku pernah diperintahkan untuk mencampurkan racun ke dalam dupa yang digunakan Xiao Yu sehari-hari.

Menurut penyelidikan yang dilakukan, racun tersebut menjadi penyebab berbagai gangguan kesehatan yang dialami Kaisar muda selama ini.

Alih-alih langsung mengungkap kasus tersebut, Chu Zhao sengaja mengganti dupa beracun dengan campuran herbal yang aman agar dapat menemukan dalang sebenarnya.

Sidang Istana Berubah Ricuh

Ketika proses penyelidikan berlangsung, seorang saksi penting yang diduga terlibat dalam penggantian rangkaian herbal tiba-tiba menyerang Chu Zhao.

Serangan itu terjadi begitu cepat hingga membuat seluruh pejabat terkejut.

Beruntung, Xie Yanlai sigap melindunginya.

Dalam situasi kacau tersebut, Chu Zhao berhasil merebut senjata milik penyerang dan langsung melumpuhkannya.

Namun kematian saksi justru dimanfaatkan oleh Xiao Xun untuk menyerang balik.

Ia menuduh Chu Zhao sengaja membungkam orang yang bisa mengungkap kebenaran.

Beberapa pejabat mulai terpengaruh dan meminta agar Putri Agung dijatuhi hukuman berat karena dianggap mempermainkan istana.

Xiao Yu Menyelamatkan Situasi

Ketika perdebatan mencapai puncaknya, Xiao Yu akhirnya angkat bicara.

Di hadapan seluruh pejabat, Kaisar muda itu menegaskan bahwa rencana berpura-pura diracun dilakukan atas persetujuannya sendiri.

Menurut Xiao Yu, langkah tersebut diperlukan untuk menemukan pihak-pihak yang berusaha mengganggu stabilitas pemerintahan.

Pernyataan itu langsung mengubah arah sidang.

Dengan dukungan Kaisar, posisi Chu Zhao kembali menguat.

Sebaliknya, Xiao Xun harus menerima hukuman politik. Ia diperintahkan kembali ke kediamannya dan dicopot dari berbagai tugas penting di pemerintahan.

Keputusan tersebut menjadi pukulan telak bagi ambisi politiknya.

Hubungan Chu Zhao dan Xie Yanlai Semakin Dekat

Setelah semua kekacauan berakhir, Episode 4 juga menghadirkan perkembangan menarik dalam hubungan Chu Zhao dan Xie Yanlai.

Xie Yanlai mengunjungi Chu Zhao untuk memastikan kondisinya baik-baik saja setelah melalui hari yang penuh bahaya.

Dalam percakapan mereka, pria itu berjanji akan berada di garis depan jika suatu saat bahaya kembali mengancam Chu Zhao.

Ucapan tersebut memperlihatkan bahwa hubungan keduanya mulai berkembang lebih dari sekadar sekutu politik.

Momen itu semakin terasa ketika Xie Yanlai menawarkan diri untuk mengajari Chu Zhao menggunakan pedang.

Saat berlatih bersama, keduanya terlihat semakin nyaman satu sama lain.

Adegan tersebut menjadi salah satu momen yang paling disukai penonton karena menghadirkan sisi hangat di tengah kerasnya persaingan politik istana.

Akhir Episode 4 Ashes to Crown

Episode 4 menjadi bukti bahwa Chu Zhao semakin matang dalam memainkan permainan politik di istana.

Ia tidak hanya berhasil selamat dari jebakan yang disusun Xiao Xun, tetapi juga mampu memanfaatkan situasi untuk memperkuat posisinya di hadapan Kaisar dan para pejabat.

Di sisi lain, Xiao Xun kini berada dalam posisi yang semakin sulit. Setelah kehilangan peluang menjadi Kaisar dan dicopot dari berbagai urusan pemerintahan, ia dipastikan akan mencari cara lain untuk membalas kekalahan tersebut.

Dengan konflik yang terus berkembang dan hubungan Chu Zhao serta Xie Yanlai yang semakin dekat, episode berikutnya diprediksi akan menghadirkan pertarungan politik yang lebih sengit. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Film Penjelasan Ending Absolute Value of Romance: Apakah Woo-su Mencintai Eui-ju? Ini Makna Akhir Drama Korea Tersebut
by Adrian Jasman2026-06-05 17:22:30

Ending Absolute Value of Romance dijelaskan. Apakah Woo-su mencintai Eui-ju? Simak ulasannya.

image
Film Tayang di Netflix, Rekap Ashes to Crown Episode 3: Chu Zhao Mulai Bangun Kekuasaan dan Hadapi Intrik Baru Xiao Xun
by Adrian Jasman2026-06-05 16:22:28

Rekap Ashes to Crown Episode 3, Chu Zhao bangun kekuasaan dan hadapi intrik baru Xiao Xun di istana.