Profil JPMorgan, Perusahaan Perbankan Investasi yang Prediksi BYD Bakal Jadi 'Toyota' di Pasar Mobil Listrik Global

JPMorgan Singapore/ Foto: J.P. Morgan

Dari jumlah tersebut, 4,25 juta unit merupakan mobil penumpang listrik dan 21.775 unit lainnya adalah kendaraan listrik komersial.

Di pasar luar negeri, penjualan BYD mencapai 417.204 unit pada 2024, mengalami kenaikan 71,86 persen dari 242.765 unit di 2023.

Tim analis JPMorgan memperkirakan penjualan BYD pada 2025 akan tumbuh sekitar 30 persen dari tahun sebelumnya menjadi 5,5 juta unit.

Volume penjualan yang lebih tinggi juga diharapkan dapat menekan biaya produksi per unit, yang pada akhirnya akan meningkatkan margin keuntungan.

Dalam beberapa tahun terakhir, produsen mobil listrik besar biasanya memangkas harga di awal tahun untuk mengatasi permintaan yang cenderung melemah. Sebagai contoh, pada awal 2023, BYD menurunkan harga beberapa model utama melalui versi Glory Edition.

Namun, situasinya sedikit berbeda pada 2024. Meskipun Tesla memulai kembali perang harga dengan menawarkan subsidi asuransi untuk Model 3 pada 5 Februari, BYD justru tidak melakukan pemotongan harga di awal tahun.

Sebagai gantinya, BYD mengadakan acara peluncuran strategi kendaraan pintar pada 10 Februari dan memperkenalkan edisi Smart Driving untuk 21 modelnya tanpa mengubah harga.

Tim analis JPMorgan melihat langkah ini sebagai bentuk strategi pemasaran harga atau perang harga terselubung.

“Sebenarnya, sejak 2020 atau 2021, setiap awal tahun kita selalu melihat dua pemimpin harga utama – Tesla dan BYD – melakukan strategi pemasaran harga serupa pada bulan Januari,” tulis tim analis dalam laporan mereka.

Namun, tahun ini perang harga baru terjadi pada Februari. Hal ini disebabkan oleh insentif tukar tambah yang membuat banyak produsen memiliki stok rendah pada Januari dan telah mengamankan banyak pesanan sejak Desember 2024. (jas)

Related News
Recent News
image
Business Beli Tesla di China Harus Tunggu Hingga Februari 2026 untuk Pengiriman, Ini Model-modelnya
by Adrian Jasman2026-01-11 21:42:55

Beli Tesla di China kini harus menunggu hingga Februari 2026, sejumlah varian terdampak.

image
Business BYD Mau Luncurkan Sub-Merek Baru, Empat Model Diajukan! Apa Namanya?
by Adrian Jasman2026-01-10 23:21:30

BYD ajukan empat model di bawah sub-merek baru Linghui, strategi pisahkan citra ride-hailing.