Penobatan Yi-an di Perfect Crown Tuai Kritik Publik Korea, Ternyata Detail Simbol Kerajaan Ini Jadi Pemicunya
Penobatan Yi-an di Perfect Crown Picu Perdebatan
DRAMA - Perfect Crown episode 11 ramai kritik setelah penobatan Yi-an dianggap mengandung kesalahan/ Foto: X (@naisfala)
AVNMEDIA.ID - Drama Korea Perfect Crown kembali menjadi sorotan publik Korea Selatan setelah adegan penobatan Prince Ian atau Yi-an dalam episode 11 menuai kritik tajam dari Knetz.
Momen yang seharusnya menjadi salah satu adegan paling emosional menjelang akhir drama Perfect Crown justru memicu perdebatan besar karena dianggap memuat kesalahan simbol kerajaan yang sensitif secara historis.
Banyak penonton Perfect Crown menilai tim produksi terlalu ceroboh dalam menggambarkan tata upacara kerajaan.
Kritik tersebut langsung ramai dibahas di berbagai forum online Korea dan media sosial setelah episode terbaru tayang.
- Spoiler Ending Episode 12 Perfect Crown: Monarki Berakhir, Yi-an dan Seong Hui-ju Nikmati Hidup Baru
- Spoiler Episode 11 Perfect Crown: Yi-an Resmi Naik Takhta, Seong Hui-ju Kini Jadi Musuh Jeong-woo?
- Alasan Min Jeong-woo Lepas Rosario di Makam Ayahnya, Ternyata Ini yang Bikin Sikapnya Berubah di Perfect Crown
Seruan “Cheonse” Dinilai Menempatkan Korea Sebagai Negara Bawahan
Knetz menilai penggunaan “Cheonse” bukan sekadar detail dialog biasa.
Dalam sejarah Korea, istilah tersebut identik dengan masa ketika Joseon masih berada dalam sistem tributari Tiongkok.
Sementara “Manse” dipakai untuk penguasa kekaisaran yang sepenuhnya berdaulat.
Karena dunia dalam Perfect Crown menggambarkan Korea modern yang tetap dipimpin keluarga kerajaan, banyak penonton menganggap penggunaan “Cheonse” seolah menunjukkan Korea masih berada di bawah kekuasaan kekaisaran lain.
Bahkan, sebagian netizen menilai drama tersebut secara tidak langsung mendukung narasi sensitif terkait hubungan sejarah Korea dan Tiongkok.
Mahkota Yi-an Ikut Dipermasalahkan
Tak berhenti di dialog penobatan, detail kostum Yi-an juga menjadi bahan kritik.
Dalam adegan penobatan, Yi-an terlihat mengenakan Guryumyeongwan atau mahkota dengan sembilan untaian manik-manik.
Padahal, menurut banyak penonton, seorang kaisar seharusnya memakai Sipyiryumyeongwan yang memiliki 12 untaian.
Perbedaan jumlah untaian tersebut dianggap bukan sekadar detail kecil.
Dalam simbol kerajaan tradisional Korea, jumlah untaian pada mahkota menunjukkan tingkat kekuasaan seorang penguasa.
Karena itu, penggunaan mahkota sembilan untai dinilai tidak sesuai dengan posisi Yi-an sebagai penguasa tertinggi dalam cerita.
Dunia Alternatif Drama Dinilai Menghapus Luka Sejarah Korea
Kontroversi semakin membesar karena dunia alternatif dalam Perfect Crown juga menghapus sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Korea.
Dalam timeline drama tersebut, Korea tidak pernah dijajah Jepang dan tetap mempertahankan sistem monarki hingga era modern.
Hal ini membuat sebagian penonton merasa drama tersebut terlalu menyederhanakan sejarah Korea.
Banyak knetz menilai penghapusan masa penjajahan Jepang dan Perang Korea membuat cerita terasa mengabaikan luka sejarah yang sangat penting bagi identitas nasional Korea modern.
Beberapa diskusi di komunitas online bahkan menyebut drama itu terlalu bebas memainkan sejarah tanpa memberikan penjelasan mendalam mengenai perubahan timeline alternatifnya.
Tim Produksi Akhirnya Minta Maaf
Setelah kontroversi semakin meluas, tim produksi Perfect Crown akhirnya merilis permintaan maaf resmi kepada publik.
Mereka mengakui adanya kekurangan dalam proses pengecekan detail sejarah dan simbol kerajaan yang digunakan dalam drama.
Pihak produksi Perfect Crown juga menyatakan akan memperbaiki audio dan subtitle pada versi tayang ulang, layanan VOD, serta platform OTT.
Meski diterpa kontroversi, Perfect Crown masih menjadi salah satu drama Korea paling ramai dibicarakan,
Chemistry IU dan Byeon Woo-seok serta konflik politik kerajaan tetap membuat Perfect Crown tersebut mempertahankan popularitasnya hingga akhir penayangan episode terakhirnya. (naf)
- Spoiler Episode 4 My Royal Nemesis: Cha Se-gye Cemburu pada Mun-do, Perasaannya ke Kang Dan-shim Akhirnya Terungkap?
- Spoiler My Royal Nemesis Episode 3: Shin Seo-ri dan Cha Se-gye Semakin Dekat, Choi Mun-do Mulai Pasang Jebakan
- Suka My Royal Nemesis? Ini Rekomendasi Drama Korea Heo Nam-jun dengan Cerita Seru Beragam Genre





