Penjelasan Momen Jahat dan Emosional di Episode 9–10 IDOL I, Terungkap Manipulasi Sisi Perusahaan
SCENE IDOL I - Alih-alih mencari kebenaran, CEO Geum tampak lebih ingin menyelesaikan masalah dengan cara paling aman bagi perusahaan dan reputasi industri hiburan/ X @foreversyc
Kejujuran ini menjadi salah satu momen paling kuat dan dewasa dalam perkembangan karakternya.
Kencan Sunyi yang Penuh Makna: Sekolah Lama dan Akuarium
Momen emosional lainnya hadir lewat kencan tak resmi Do Ra Ik dan Maeng Se Na.
Ketika Se Na bertanya apa yang akan dilakukan Ra Ik jika bisa hidup sebagai orang biasa selama sehari, jawabannya sederhana namun menyentuh.
Do Ra Ik mengajak Maeng Se Na ke sekolah menengah pertamanya—tempat yang melambangkan masa ketika ia belum menjadi idol.
Adegan ini terasa intim karena Ra Ik seolah membuka bagian hidup yang selama ini tertutup dari siapa pun.
Kencan itu berlanjut ke akuarium, yang ternyata merupakan pengalaman pertama Do Ra Ik.
Melihatnya terpukau seperti anak kecil menjadi pengingat pahit bahwa masa kecilnya telah direnggut oleh sistem pelatihan idol yang keras.
Menjelang Akhir, Konflik IDOL I Kian Gelap
Sementara itu, karakter Kwak Byeong Gyun (Jung Jae Kwang) menunjukkan kemerosotan moral yang semakin dalam.
Rencananya menggabungkan kasus Woo Seung dan Jae Hee untuk menjebak Do Ra Ik sebagai pelaku kejahatan menandai titik tanpa kembali.
Dengan hanya dua episode tersisa, IDOL I kian menegaskan posisinya sebagai drama yang tak hanya mengandalkan romansa, tetapi juga kritik sosial terhadap industri hiburan, media, dan kekuasaan perusahaan. (jas)



