Penjelasan Ending Pro Bono: Da-wit Akhirnya Tolak Posisi Direksi Perusahaan
SCENE DRAMA KOREA - Ending Pro Bono menegaskan bahwa keadilan tidak selalu diukur dari kemenangan di pengadilan atau tingginya jabatan. Da-wit yang awalnya terobsesi untuk “selalu menang”, akhirnya memahami bahwa mendampingi korban agar tidak sendirian jauh lebih penting/ X @daheeverse
Ending Pro Bono menegaskan bahwa keadilan tidak selalu diukur dari kemenangan di pengadilan atau tingginya jabatan.
Da-wit yang awalnya terobsesi untuk “selalu menang”, akhirnya memahami bahwa mendampingi korban agar tidak sendirian jauh lebih penting.
Narasi penutup dengan pasangan lansia yang terancam diusir dari rumah memperkuat pesan ini. Mungkin mereka tetap kalah, tapi kini mereka punya pembela.
Penutup yang Kuat dan Berpotensi Berlanjut
Dengan menolak posisi direksi perusahaan, Da-wit menutup perjalanannya secara utuh—dari pengacara ambisius menjadi pembela kaum lemah.
Ending ini terasa realistis, emosional, dan konsisten dengan tema besar Pro Bono.
Tak heran jika banyak penonton berharap Pro Bono berlanjut ke musim berikutnya. Jika itu terjadi, drama ini sudah memiliki fondasi cerita dan pesan moral yang sangat kuat. (jas)



