Penjelasan Ending Episode 8 The East Palace: Bagaimana Gu-cheon Bisa Hidup Kembali?
Misteri Kebangkitan Gu-cheon di Ending Episode 8 The East Palace
DRAMA - Ending Episode 8 The East Palace menyisakan misteri besar soal kebangkitan Gu-cheon/ Foto: Netflix
Pertarungan kembali terjadi.
Di dunia nyata, raja menjalankan ritual penenangan arwah. Ia mengakui penyesalannya karena telah membunuh penduduk desa dan berjanji akan merawat mereka yang selamat.
Raja juga menyatakan bersedia menanggung seluruh dosa yang telah diperbuatnya.
Pengakuan tersebut akhirnya membuat arwah para korban wabah melepaskan dendam dan pergi dengan tenang.
Hilangnya kekuatan roh-roh wabah membuat Putra Mahkota melemah.
Gu-cheon kemudian berhasil menikam Putra Mahkota.
Ia bahkan mengungkapkan bahwa dirinya telah siap berubah menjadi ak-gwi sejak pertama kali bertemu gwi-mae tertinggi.
Tubuh Putra Mahkota akhirnya berubah menjadi debu.
Namun, kemenangan tersebut membuat wajah Gu-cheon berubah menjadi wajah ak-gwi.
Ia kemudian memberikan sisa energinya kepada Saeng-gang agar perempuan tersebut dapat kembali ke dunia nyata.
Mengapa Gu-cheon Bisa Hidup Kembali?
Tiga hari setelah pertarungan, Saeng-gang masih menjaga tubuh Gu-cheon karena yakin pria tersebut belum benar-benar pergi.
Ia kemudian pergi ke lokasi tempat Gu-cheon pernah mengatakan bahwa ibunya meninggal.
Saat berada di sungai, Saeng-gang memanggil nama Gu-cheon sambil menangis.





