Penjelasan Ending Episode 8 The East Palace: Bagaimana Gu-cheon Bisa Hidup Kembali?
Misteri Kebangkitan Gu-cheon di Ending Episode 8 The East Palace
DRAMA - Ending Episode 8 The East Palace menyisakan misteri besar soal kebangkitan Gu-cheon/ Foto: Netflix
AVNMEDIA.ID - Episode 8 The East Palace menghadirkan pertarungan besar antara Gu-cheon, Saeng-gang, dan Putra Mahkota yang telah berubah menjadi ak-gwi atau roh jahat.
Konflik tersebut membawa Gu-cheon pada keputusan paling berbahaya dalam hidupnya, yakni mengorbankan nyawa demi menyelamatkan Saeng-gang.
Sebelumnya, Saeng-gang memberikan ramuan kepada Gu-cheon yang ternyata telah dicampur racun.
Ia sengaja melakukan hal tersebut agar Gu-cheon tidak pergi ke alam roh karena ingin menyelamatkannya.
Namun, setelah tersadar, Gu-cheon tetap memutuskan untuk pergi ke alam roh.
Satu-satunya cara yang ia yakini dapat membawanya ke sana adalah dengan mengakhiri hidupnya sendiri.
Gu-cheon kemudian menggorok lehernya menggunakan pedang dan terbangun di alam asing yang dipenuhi air serta batu hitam.
Di tempat tersebut, ia bertemu gwi-mae tertinggi yang disebut sebagai sumber energi yin yang menyelimuti istana.
Gu-cheon membuat perjanjian dengan makhluk tersebut.
Ia meminta kekuatan untuk menyelamatkan Saeng-gang dan sebagai gantinya bersedia memenuhi keinginan gwi-mae.
Sebagai imbalan, Gu-cheon mendapatkan pedang yang terbuat dari tulang. Senjata tersebut memiliki rantai dan borgol yang langsung terikat pada pergelangan tangannya.
Gu-cheon Mengalahkan Putra Mahkota
Dengan kekuatan barunya, Gu-cheon kembali ke alam roh ketika Putra Mahkota hendak menghabiskan energi kehidupan Saeng-gang.





