Penjelasan Abdul Rohim hingga Harus Marah saat Rapat Bahas Tunggakan Upah Pekerja Teras Samarinda

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim/ IST

Lebih dari sekadar perayaan, pesta laut ini menjadi refleksi hubungan historis dan emosional masyarakat pesisir dengan laut. Sebagai sumber penghidupan utama dan bagian dari identitas budaya, laut dinilai memiliki nilai ekonomi dan spiritual yang tak ternilai.

“Laut bukan hanya tempat mencari nafkah, tetapi juga ladang peluang untuk membangun pariwisata bahari dan meningkatkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” tambah Sunggono.

Dalam festival ini, pengunjung dimanjakan dengan berbagai hiburan budaya, sajian kuliner khas pesisir, dan pameran produk UMKM berbasis maritim. Kehadiran berbagai elemen lokal dalam acara ini memperlihatkan betapa besarnya potensi Kukar untuk menjadi sentra ekraf maritim di Kalimantan Timur.

Namun, Sunggono menekankan bahwa keberlanjutan festival ini tak cukup hanya dengan perayaan. Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan laut dan mendukung pelaku usaha lokal.

“Kita semua bertanggung jawab atas kelestarian laut. Kurangi sampah plastik, dan mari kita dukung UMKM di sektor kelautan dan perikanan,” serunya.

Pesta Laut Pesisir Nusantara diharapkan tak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga sebagai penggerak solidaritas warga pesisir dan penguat posisi Kukar dalam peta pariwisata bahari nasional. (adv)

Related News
Recent News
image
Advertorial Pabrik Rumput Laut di Muara Badak Dorong Hilirisasi dan Ekonomi Warga Pesisir
by Irwan2025-07-24 14:56:00

Pabrik rumput laut Muara Badak dorong hilirisasi dan buka peluang usaha bagi warga pesisir.

image
Advertorial Kukar Giat Lestarikan Naskah Kuno Lewat Digitalisasi dan Pemetaan Arsip Warisan Daerah
by Irwan2025-07-23 20:18:00

Disarpus Kukar lestarikan naskah kuno warga lewat digitalisasi, pemetaan arsip, dan edukasi publik.