"Pengepungan di Bukit Duri" Berangkat dari Pengalaman Pahit Sutradara, Joko Anwar Ngaku Buat Film untuk Tebus Dosa

Joko Anwar, bersama pemain film Pengepungan di Bukit Duri (Kolase: AVN Media)

Sutradara film Pengepungan di Bukit Duri tersebut mengenang betapa peristiwa itu terjadi begitu sering, seolah menjadi kebiasaan.

"Mereka hunting 'anak Cina' untuk dipukuli. Mereka tarik anaknya, lalu dipukulin. Saya waktu itu bingung dan shock, dan pengalaman itu menghantui saya sampai dewasa," kenangnya.

Rasa bersalah karena dulu hanya bisa diam tanpa berbuat apa-apa menjadi alasan Joko Anwar untuk menuangkan kisah ini ke layar lebar.

Joko Anwar menganggap Pengepungan di Bukit Duri sebagai bentuk penebusan dosanya.

"Film ini adalah penebusan dosa saya. Ada karakter di dalamnya yang mewakili perasaan saya saat itu," tuturnya.

Tak hanya itu, melalui film ini, Joko Anwar juga melayangkan kritik tajam terhadap sistem pendidikan Indonesia yang dinilainya cukup bobrok.

Skenario Pengepungan di Bukit Duri merupakan hasil karya Joko Anwar yang disusun selama 17 tahun sebelum akhirnya terwujud di layar lebar.

Related News
Recent News
image
Film 3 Momen Paling Berkesan di Ending Phantom Lawyer, dari Misteri Kematian hingga Adegan Romantis
by Nayara Faiza2026-05-07 18:53:46

Tiga momen episode terakhir Phantom Lawyer sukses bikin penonton emosional dan sulit move on

image
Film Akan Tayang 8 Mei 2026, Simak Sinopsis My Royal Nemesis yang Hadirkan Kisah Selir Joseon Hidup lagi di Era Modern
by Nayara Faiza2026-05-07 17:38:26

Sinopsis My Royal Nemesis bawa cerita reinkarnasi selir Joseon di tengah kehidupan modern