Pengabdi Setan 3: Origin Angkat Wabah Dancing Plague 1518, Apa yang Terjadi Saat Itu?
Dancing Plague 1518 di Film Pengabdi Setan 3: Origin
FILM - Dancing Plague 1518 di FIlm Pengabdi Setan 3: Origin/Kolase: Avnmedia.id
AVNMEDIA.ID - Penggemar film horor Indonesia tentu sudah tidak asing dengan waralaba Pengabdi Setan.
Setelah dua film sebelumnya meninggalkan banyak pertanyaan, Joko Anwar kini membawa penonton jauh ke masa lalu lewat Pengabdi Setan 3: Origin.
Film ketiga ini resmi memasuki tahap produksi dan dijadwalkan tayang di bioskop pada 2027.
Menariknya, cerita tidak langsung melanjutkan teror keluarga Rini, tetapi justru mengajak penonton menelusuri akar dari kutukan dan sekte misterius yang selama ini menjadi bagian penting dalam semesta Pengabdi Setan.
Salah satu petunjuk paling menarik adalah Dancing Plague atau wabah menari yang terjadi di Strasbourg pada 1518.
Lantas, apa sebenarnya yang terjadi pada peristiwa tersebut?
Apa Itu Dancing Plague 1518?
Dancing Plague merupakan fenomena aneh yang tercatat terjadi di Strasbourg, wilayah Alsace, pada 1518.
Kisahnya bermula ketika seorang perempuan bernama Frau Troffea tiba-tiba menari tanpa henti.
Ia terus bergerak selama berhari-hari dan tidak mampu menghentikan dirinya sendiri.
Hal yang lebih mengerikan terjadi setelahnya.
Dalam hitungan hari dan minggu, orang-orang lain mulai mengalami fenomena serupa.
Jumlah mereka kemudian disebut mencapai puluhan hingga ratusan orang.
Mereka menari tanpa mampu mengendalikan tubuhnya sendiri.
Sebagian mengalami kelelahan ekstrem dan kondisi fisik yang memburuk.
Yang membuat kisah tersebut semakin misterius, pemerintah Strasbourg pada masa itu justru sempat mengambil keputusan yang terdengar tidak masuk akal.
Mereka menyediakan tempat untuk para penari dan bahkan mendatangkan musisi agar mereka terus menari.
Alih-alih menghentikan fenomena tersebut, keputusan itu justru diyakini membuat semakin banyak orang ikut menari.
Penyebab Dancing Plague hingga kini masih menjadi misteri.
Berbagai teori pernah muncul, mulai dari tekanan psikologis massal, histeria kolektif hingga dugaan keracunan.
Dancing Plague Jadi Awal Pengabdi Setan 3?
Di sinilah cerita sejarah tersebut menjadi menarik.
Dalam Pengabdi Setan 3: Origin, fenomena Dancing Plague 1518 akan menjadi pembuka cerita sebelum alurnya bergerak menuju Indonesia.
Joko Anwar membawa kisah tersebut dari Strasbourg pada abad ke-16 menuju sebuah mercusuar berhantu di pesisir selatan Jawa pada abad ke-17.
Perpindahan tempat dan waktu tersebut menjadi petunjuk bahwa wabah menari bukan sekadar latar pembuka, tetapi bagian dari asal-usul teror yang selama ini menghantui semesta Pengabdi Setan.
Lalu Apa Hubungannya dengan Batara dan Darminah?
Pertanyaan ini yang kemungkinan besar bakal membuat penggemar semakin penasaran.
Dua karakter misterius, Batara dan Darminah, dipastikan memiliki kaitan dengan cerita Pengabdi Setan 3: Origin.
Masa lalu keduanya akan menjadi bagian yang dikupas dalam film.
Jika melihat kembali dua film sebelumnya, Batara dan Darminah memiliki satu hal yang cukup mencolok, yakni keterkaitan mereka dengan adegan menari.
Karena itu, kemunculan Dancing Plague 1518 sebagai fondasi cerita memunculkan dugaan bahwa kebiasaan menari tersebut bukan sekadar adegan simbolis.
Ada kemungkinan Joko Anwar menggunakan fenomena sejarah tersebut untuk menjelaskan dari mana ritual, sekte, hingga kutukan dalam cerita Pengabdi Setan sebenarnya bermula.
Dengan kata lain, adegan menari Batara dan Darminah bisa saja memiliki akar cerita yang jauh lebih tua daripada yang selama ini dibayangkan penonton.
Pengabdi Setan 3 Bakal Bongkar Asal-usul Kutukan
Sesuai judulnya, Origin memang diposisikan sebagai cerita asal-usul. Joko Anwar ingin membawa penonton mendekati titik awal dari berbagai misteri yang ditinggalkan Pengabdi Setan (2017) dan Pengabdi Setan 2: Communion (2022).
Joko Anwar bahkan menyebut film terbaru ini sebagai perjalanan untuk mencari tahu dari mana semuanya bermula.
Skalanya pun dibuat jauh lebih besar. Cerita Pengabdi Setan 3: Origin akan membentang di dua benua dan menggunakan tujuh bahasa, yakni Indonesia, Alsatian, Portugis, Jawa, Belanda, Turki dan Latin.
Film ini juga akan dirilis secara internasional dengan judul Satan's Slaves: Origin.
Dari Strasbourg ke Pesisir Selatan Jawa
Jika teori cerita tersebut benar, maka Dancing Plague 1518 menjadi titik awal dari rantai peristiwa yang akhirnya membawa teror ke Indonesia.
Dari Strasbourg, cerita bergerak menuju Jawa pada abad ke-17.
Di sana, mercusuar berhantu menjadi lokasi penting yang diduga berkaitan dengan sekte dan asal-usul kutukan.
Misteri inilah yang membuat Pengabdi Setan 3: Origin terasa berbeda.
Bukan hanya soal siapa yang akan menjadi korban berikutnya, tetapi tentang siapa yang pertama kali memulai semuanya.
Apakah wabah menari 1518 benar-benar menjadi awal dari sekte dalam semesta Pengabdi Setan? Lalu, bagaimana Batara dan Darminah bisa terhubung dengan teror tersebut?
Jawabannya baru akan terungkap ketika Pengabdi Setan 3: Origin hadir di bioskop pada 2027. (sal)





