Membedah Film Tukar Takdir, Ketika Maut Salah Alamat di Kursi Pesawat
TUKAR TAKDIR - Konflik film ini bukan tentang siapa yang salah secara hukum, tapi tentang beban moral yang tak tertanggungkan/ X @FilmIndoSource
Alurnya justru terasa mencekam karena sunyi.
Penonton dipaksa ikut merasakan kecanggungan yang luar biasa saat Dita dan Rawa akhirnya berhadapan.
Film ini mempertanyakan hal yang paling mendasar: Apakah takdir benar-benar sudah tertulis, atau ia hanya serangkaian kebetulan yang kejam?
Pada akhirnya, Tukar Takdir bukan tentang mencari siapa yang berhak hidup.
Alurnya membawa kita pada satu muara yang teduh namun getir: duka tidak pernah benar-benar hilang, ia hanya bergeser tempat.
Menonton film ini adalah sebuah pengalaman emosional yang memaksa kita berkaca.
Seandainya itu kita, sanggupkah menerima hidup yang datang dari kematian orang lain? (jas)



