Membedah Film Tukar Takdir, Ketika Maut Salah Alamat di Kursi Pesawat
TUKAR TAKDIR - Konflik film ini bukan tentang siapa yang salah secara hukum, tapi tentang beban moral yang tak tertanggungkan/ X @FilmIndoSource
Inilah yang menjadi sumbu ledak emosional sepanjang film: sebuah fakta bahwa Rawa hidup di atas "jatah" nyawa suami Dita.
Pertemuan Dua Jiwa yang Retak
Konflik film ini bukan tentang siapa yang salah secara hukum, tapi tentang beban moral yang tak tertanggungkan.
Nicholas Saputra kembali menunjukkan kelasnya sebagai aktor yang mampu bicara banyak tanpa kata.
Perannya sebagai Rawa adalah representasi dari Survivor’s Guilt—ia adalah pria yang bernapas, tapi jiwanya mati karena merasa telah "mencuri" jatah hidup orang lain.
Di sisi lain, Marsha Timothy memerankan Dita dengan sangat manusiawi.
Ia tidak digambarkan sebagai janda suci yang penuh maaf.
Dita adalah perempuan yang marah, yang terluka, dan yang diam-diam menyimpan kebencian pada Rawa.
Bagaimana mungkin seseorang bisa memaafkan orang yang masih hidup hanya karena sebuah keberuntungan yang seharusnya milik suaminya?
Bukan Sekadar Drama Air Mata
Mouly Surya menghindari jebakan melodrama yang cengeng.



