Kontroversi Ha Young, Aktris Our Sticky Love, Makin Panas, Apa Saja Perkembangan Barunya? Kisah Kakek Buyutnya Kini Dibahas di Parlemen Korea
Kontroversi Ha Young Makin Panas, Apa Saja Update Terbarunya?
AKTRIS KOREA - Perkembangan Kontroversi Ha Young, Aktris Our Sticky Love, Makin Panas/ Kolase: AVNMEDIA.ID
Catatan mengenai tanah seluas sekitar 2.700 pyeong menjadi salah satu hal baru yang disorot dalam perkembangan kasus ini.
Ahn Sang-ho tercatat pernah memiliki tanah di kawasan Gunpo pada masa pendudukan Jepang.
Dalam laporan terbaru, tanah tersebut disebut kemudian diambil alih negara pada 1983.
Meski demikian, masih ada sejumlah hal yang belum diketahui secara pasti.
Belum jelas apakah keluarga Ahn masih menguasai tanah tersebut hingga saat pengambilalihan, apakah tanah itu sebelumnya telah berpindah kepada pihak lain, maupun apakah keturunannya menerima kompensasi.
Karena itu, tidak tepat jika menyebut Ha Young atau keluarganya saat ini memiliki tanah seluas 2.700 pyeong.
Catatan yang menjadi sorotan parlemen merujuk pada kepemilikan Ahn Sang-ho pada masa lalu.
Sementara hubungan aset tersebut dengan keturunannya dan bagaimana perpindahan kepemilikannya terjadi masih membutuhkan penelusuran lebih lanjut.
Pemerintah Siapkan Penyelidikan Aset Pro-Jepang
.webp)
Pembahasan mengenai Ahn Sang-ho muncul bersamaan dengan persiapan pemerintah Korea Selatan untuk kembali menjalankan mekanisme penyelidikan dan pengembalian aset yang berkaitan dengan pelaku tindakan pro-Jepang.
Dalam rapat tersebut, Wakil Menteri Kehakiman Lee Jin-soo menjelaskan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan pembentukan kembali komite terkait, dengan target mulai beroperasi pada Desember 2026.
Park Eun-jung kemudian mendorong agar riwayat Ahn Sang-ho juga dapat diperiksa apabila memenuhi dasar hukum yang berlaku.
Namun, proses tersebut masih berada pada tahap persiapan. Belum ada keputusan resmi mengenai penyitaan atau pengembalian aset Ahn Sang-ho kepada negara.
Ahn Sang-ho Belum Ditetapkan sebagai Pelaku Pro-Jepang
.webp)
Status Ahn Sang-ho juga perlu diperjelas agar perkembangan kasus ini tidak disalahartikan.





