Lingkup Psikologi

Kenapa Kita Sering Tersiksa oleh Kata “Harus”? Psikolog Ungkap Cara Mengatasinya

Cara Atasi Pikiran Irasional Menurut Psikologi

ILUSTRASI - Pikiran “harus” sering memicu stres yang mengganggu kesehatan mental. Psikolog menjelaskan dampaknya dan cara mengatasinya (Foto: Canva)

AVNMEDIA.ID - Banyak orang tanpa sadar terjebak dalam pikiran irasional yang penuh tuntutan terhadap diri sendiri dan keadaan sehingga memengaruhi kesehatan mental.

Pola pikir semacam ini kerap menjadi sumber kecemasan, kekecewaan, hingga tekanan emosional berkepanjangan.

Psikolog ternama Albert Ellis menyebut pola tersebut sebagai musterbating, yakni kecenderungan berpikir dengan kata-kata mutlak seperti harus, seharusnya, dan wajib, seolah hidup selalu berjalan sesuai rencana manusia.

Dunia Tak Selalu Berjalan Sesuai Harapan

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia memiliki banyak keinginan dan ekspektasi.

Namun, realitas sering kali tidak sejalan dengan harapan tersebut.

Ketika keinginan tidak tercapai, sebagian orang justru terjebak dalam penyesalan berlarut-larut: seharusnya begini, mestinya begitu, atau kalau saja berbeda.

Di sejumlah budaya Timur, terdapat pendekatan berbeda dalam menyikapi kegagalan dan kehilangan.

Ungkapan seperti bai le, yang bermakna menerima keadaan apa adanya, digunakan untuk menggambarkan sikap melepaskan hal-hal yang tidak dapat diubah, tanpa menganggapnya sebagai sesuatu yang memalukan atau tragis.

Musterbating, Akar Banyak Tekanan Emosional

Albert Ellis, pengembang Rational Emotive Behavior Therapy (REBT), menilai bahwa pola pikir musterbating merupakan salah satu akar utama gangguan emosional.

Ketika seseorang terus menuntut hasil tertentu, seperti harus berhasil, harus dicintai, harus menang, kekecewaan menjadi tak terhindarkan.

Menurut Ellis, tuntutan internal yang kaku membuat seseorang kehilangan ruang untuk berpikir solutif.

Related News
Recent News
image
Sex and Relationship Overthinking Jadi Faktor Failure to Launch pada Anak Dewasa? Kenali Fenomena Kesulitan Mandiri
by April2026-01-31 13:04:04

Overthinking jadi penyebab baru failure to launch, membuat anak dewasa takut melangkah jadi mandek.

image
Sex and Relationship Sering Lupa? Ini Bedanya Kelupaan Wajar dan Tanda Penurunan Kognitif
by April2026-01-30 18:12:08

Lupa sesekali itu wajar, tapi kapan kelupaan jadi tanda penurunan kognitif? Ini penjelasannya.