Infobip Ungkap Tren Baru Percakapan Bisnis Indonesia: WhatsApp Masih Jadi Kanal Utama
ILUSTRASI - WhatsApp/ Pexels.com
Bukan hanya WhatsApp.
Infobip mencatat Indonesia kini berada di peringkat kelima dunia untuk jumlah pengguna yang mendukung RCS (Rich Communication Services), dengan sekitar 89,5 juta pengguna.
RCS memungkinkan bisnis menghadirkan pengalaman pesan yang lebih interaktif dibandingkan SMS konvensional.
Melalui kemitraannya dengan Telkomsel, Infobip turut memperluas akses RCS for Business di Indonesia.
Kanal ini dapat digunakan sebagai pelengkap WhatsApp dan SMS untuk menghadirkan komunikasi yang lebih kaya, interaktif, serta terverifikasi.
Bisnis Mulai Masuk ke Era Conversational Engagement
Kukuh Prayogi, Enterprise Business Director Infobip, mengatakan Indonesia telah berkembang menjadi salah satu pasar messaging paling dinamis di dunia.
“Pelanggan sudah terbiasa menghubungi brand melalui messaging, dan pembeda utamanya saat ini adalah bagaimana percakapan tersebut dikelola di setiap tahap customer journey agar setiap titik interaksi terasa terhubung, bukan terfragmentasi.”
Menurutnya, tantangan bisnis bukan lagi sekadar memiliki kanal komunikasi.
Persoalannya adalah bagaimana perusahaan mengelola seluruh percakapan tersebut sehingga pelanggan mendapatkan pengalaman yang konsisten.
Setiap Industri Punya Kebutuhan Berbeda
Laporan Infobip juga menunjukkan penggunaan messaging tidak seragam di setiap sektor.
Di industri perbankan, percakapan banyak digunakan untuk onboarding, autentikasi, hingga layanan rekening.
Di sektor ritel, komunikasi digital mulai menghubungkan aktivitas transaksi dengan layanan setelah pembelian.
Sementara perusahaan telekomunikasi menggunakan messaging dalam hampir seluruh siklus hidup pelanggan.
Adapun sektor perjalanan dan teknologi lebih banyak mengandalkan komunikasi yang membutuhkan respons cepat karena berkaitan dengan kebutuhan operasional pelanggan.
Masalahnya, semakin banyak penggunaan berarti semakin kompleks pula pengelolaannya.
Perusahaan harus berhadapan dengan berbagai kanal, jenis percakapan, serta kebutuhan pelanggan yang berbeda dalam waktu bersamaan.
Pasar CPaaS Indonesia Diprediksi Tumbuh Pesat
Kebutuhan tersebut ikut mendorong pertumbuhan pasar CPaaS (Communications Platform as a Service) di Indonesia.
Dalam laporan Infobip, pasar CPaaS Indonesia diproyeksikan tumbuh dengan CAGR 33,25 persen, dari US$122,8 juta pada 2025 menjadi US$686,5 juta pada 2031.





