Kingston Soroti SSD Industri dan Memori Embedded, Bidik Ledakan Industrial PC di Indonesia
Dalam pengumuman terbarunya di Taipei, Kingston menyoroti meningkatnya kebutuhan industri terhadap perangkat memori dan penyimpanan yang tahan lama, stabil, serta mampu beroperasi dalam sistem kritikal dengan beban kerja tinggi/ HO to Avnmedia.id
AVNMEDIA.ID - Kingston Technology menegaskan fokusnya pada pasar industrial storage dan memori terintegrasi di tengah percepatan transformasi digital global yang mendorong penggunaan Industrial PC, sistem edge computing, serta platform embedded di berbagai sektor.
Dalam pengumuman terbarunya di Taipei, Kingston menyoroti meningkatnya kebutuhan industri terhadap perangkat memori dan penyimpanan yang tahan lama, stabil, serta mampu beroperasi dalam sistem kritikal dengan beban kerja tinggi.
Tren tersebut semakin relevan di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia, yang tengah mempercepat adopsi teknologi industri berbasis otomatisasi dan konektivitas.
Indonesia 4.0 Dorong Permintaan Storage Industri
Di Indonesia, pertumbuhan kebutuhan solusi storage industri disebut sejalan dengan agenda Making Indonesia 4.0, yang berfokus pada pengembangan manufaktur cerdas, Internet of Things (IoT), infrastruktur digital, dan otomasi.
Selain itu, ekonomi digital nasional diproyeksikan melampaui US$130 miliar, mendorong kebutuhan pusat data, sistem pengawasan, logistik pintar, hingga perangkat edge berbasis AI.
Kondisi ini membuat permintaan terhadap komponen memori dan SSD berdaya tahan tinggi terus meningkat, terutama untuk sistem yang beroperasi 24/7.
Kingston Tawarkan Solusi Design-In Memory dan Industrial SSD
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Kingston menghadirkan lini Design-In Memory Solutions dan Industrial SSD yang dirancang khusus bagi:
- OEM
- System integrator
- Pengembang perangkat embedded
- Industri manufaktur dan otomasi
Kingston menyebut solusi ini menawarkan kontrol Bill of Materials (BOM), manajemen siklus hidup produk, dukungan Product Change Notification (PCN), serta firmware yang konsisten.
Pendekatan ini penting agar mitra industri dapat menjaga stabilitas komponen dan mempercepat integrasi sistem jangka panjang.





