Indonesia Jadi Sorotan di Lumiere Summit 2026, Ada Dana Film Rp20 Miliar
Indonesia Siapkan Dana Film sebesar Rp20 Miliar
Indonesia Dapat Peluang Baru di Industri Film Global lewat Lumiere Summit 2026 / Foto: screendaily.com
Bagi industri film dalam negeri, peluang ini cukup penting. Film Indonesia selama beberapa tahun terakhir semakin sering mendapat perhatian di berbagai festival dan pasar internasional.
Dukungan dana untuk produksi bersama dapat menjadi langkah berikutnya agar lebih banyak cerita dari Indonesia bisa dibuat dan dipasarkan untuk penonton global.
Toho Juga Perluas Bisnis ke Eropa
Indonesia bukan satu-satunya pihak yang membawa pengumuman penting di Lumiere Summit.
Perusahaan hiburan Jepang Toho, yang dikenal luas sebagai pemilik waralaba Godzilla, mengumumkan pembukaan cabang baru di Prancis melalui Toho Europe.
Kehadiran kantor baru tersebut diharapkan membantu Toho memperkuat hubungannya dengan industri film dan animasi di Prancis serta negara-negara Eropa lainnya.
Toho sendiri tengah memperluas bisnisnya di Eropa, termasuk melalui pengembangan bisnis anime.
Perusahaan Jepang tersebut tidak hanya dikenal melalui film Godzilla, tetapi juga memiliki bisnis yang mencakup film, animasi, distribusi, serta berbagai bentuk hiburan lainnya.
Dengan langkah tersebut, Toho ingin semakin dekat dengan pasar Eropa sekaligus memperluas jangkauan berbagai konten yang mereka miliki.
Cinepolis Bawa Film Prancis ke Indonesia
Kabar lain yang juga berkaitan langsung dengan Indonesia datang dari jaringan bioskop Cinepolis.
Cinepolis menjalin kerja sama dengan Unifrance untuk memperluas program Tour de Cine Francés ke beberapa negara, termasuk Indonesia.
Program tersebut rencananya mulai diperluas pada 2027. Tour de Cine Francés merupakan program yang menghadirkan pilihan film Prancis kepada penonton di berbagai negara.





