Lingkup Psikologi

Hidup Tak Seimbang? Ini Pentingnya Menyelaraskan Hidup dengan Nilai Diri

Cek Cara Menilai Apakah Hidup Sudah Selaras dengan Nilai Diri

ILUSTRASI - Hidup tak seimbang bisa dipicu nilai diri tak selaras, ini penjelasan psikolog (Foto: Canva)

AVNMEDIA.ID - Merasa hidup tidak seimbang, lelah secara emosional, atau kehilangan arah? Kondisi ini ternyata tidak selalu berkaitan dengan masalah fisik atau tekanan pekerjaan.

Psikolog klinis menyebut, salah satu penyebab yang sering luput disadari adalah hidup yang tidak selaras dengan nilai-nilai pribadi.

Di tengah tuntutan hidup modern, banyak individu menjalani rutinitas tanpa sempat bertanya: apakah hidup yang dijalani benar-benar sesuai dengan apa yang dianggap penting?

Ketika Tubuh Memberi Sinyal, Nilai Diri Sering Terabaikan

Dalam praktik klinis, banyak pasien datang dengan keluhan kecemasan, depresi, hingga penyakit fisik.

Ada ungkapan yang dikenal luas di dunia psikologi: tubuh berbisik sebelum berteriak.

Artinya, tubuh kerap memberi tanda awal ketika ada sesuatu yang tidak selaras dalam hidup.

Sayangnya, fokus sering hanya tertuju pada pola makan, aktivitas fisik, atau jam tidur.

Padahal, ketidaksesuaian nilai hidup juga dapat menjadi sumber stres yang signifikan.

Ketika seseorang hidup bertentangan dengan nilai yang diyakininya, penderitaan emosional kerap tak terhindarkan.

Nilai Hidup: Jelas bagi Sebagian, Samar bagi Banyak Orang

Sebagian orang memiliki pemahaman yang kuat tentang nilai hidup mereka, seperti kejujuran, kebebasan, kreativitas, atau kerja keras.

Namun, tidak sedikit pula yang hanya memiliki gambaran samar tentang apa yang benar-benar penting, tanpa pernah merefleksikannya secara mendalam.

Psikolog menilai, kedua kelompok ini sama-sama berisiko mengalami ketidakpuasan hidup jika keputusan dan rutinitas sehari-hari tidak mencerminkan nilai yang diyakini.

Cara Menilai Apakah Hidup Sudah Selaras dengan Nilai Diri

Langkah awal yang disarankan adalah melakukan penilaian nilai pribadi.

Individu diajak untuk benar-benar merenungkan hal-hal yang paling penting dalam hidupnya, lalu menyaringnya menjadi tiga hingga lima nilai utama.

Nilai-nilai inilah yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam pengambilan keputusan.

Ketika harus berkompromi, area ini justru tidak disarankan untuk dikorbankan.

Mengkaji Kehidupan dan Melakukan Penyesuaian

Mengutip pemikiran filsuf Yunani, Socrates, hidup yang tidak dikaji berpotensi kehilangan makna.

Dalam konteks modern, refleksi diri dapat membantu seseorang menemukan kepuasan, makna, dan ketenangan batin.

Sebagai contoh, seseorang yang menjunjung tinggi kreativitas tetapi tidak pernah meluangkan waktu untuk berkarya, berisiko merasa hampa.

Dalam kondisi ini, penyesuaian hidup diperlukan, baik dalam skala kecil maupun besar.

Psikolog juga menyarankan untuk mengurangi kebiasaan yang tidak sejalan dengan nilai diri, seperti terlalu sering terpapar konten negatif atau doomscrolling, yang justru menyita energi dari hal-hal bermakna.

Peran Orang Terdekat dan Pentingnya Akuntabilitas

Melibatkan orang terdekat, seperti teman atau keluarga terpercaya, dapat membantu proses refleksi.

Mereka sering kali mampu melihat ketidaksesuaian yang mungkin tidak disadari oleh diri sendiri.

Selain itu, mendokumentasikan perubahan melalui jurnal atau evaluasi rutin dinilai penting agar proses penyesuaian nilai tidak berhenti di tengah jalan.

Hidup selaras dengan nilai bukan perubahan sesaat, melainkan proses jangka panjang.

Tidak Ada Batas Usia untuk Memulai Hidup yang Lebih Bermakna

Menyesuaikan hidup dengan nilai diri terbukti membantu banyak orang menemukan makna dan kepuasan yang lebih dalam, terutama pada remaja yang sedang membentuk identitas diri.

Namun, para ahli menegaskan bahwa tidak ada kata terlambat untuk memulai perubahan.

Langkah kecil yang dimulai hari ini dapat menjadi fondasi bagi hidup yang lebih seimbang dan bermakna di masa depan.

(apr)

Related News
Recent News
image
Sex and Relationship Wanita Sering Butuh Ruang Sendiri? Ternyata Bukan Tanda Hilang Cinta!
by April2026-02-06 15:31:30

Wanita butuh ruang sendiri bukan tanda cinta hilang, tapi cara pulihkan energi emosional.

image
Sex and Relationship Apakah Kamu Gaslighting ke Diri Sendiri? Kenali Pola DARVO yang Diam-Diam Rusak Kesehatan Mental
by April2026-02-05 11:23:15

Gaslighting ke diri sendiri bisa merusak kesehatan mental. Kenali tandanya sebelum terlambat!