Hal yang Tidak Perlu Malu Saat di Ranjang: 10 Tips untuk Menikmati Seks Tanpa Rasa Bersalah

Artikel 17+

ILUSTRASI - Dengan memahami hal yang tidak perlu malu saat di ranjang, kamu bisa menikmati seks lebih bebas dan sehat/ Foto: Pexels

AVNMEDIA.ID -  Pernah merasa canggung atau malu dengan hal-hal yang membuatmu terangsang?

Tenang, ini adalah hal yang wajar.

Artikel ini membahas hal yang tidak perlu malu saat di ranjang, dari fetish, posisi seks favorit, hingga kebiasaan masturbasi, agar kamu bisa menikmati kehidupan seksual secara sehat dan konsensual.

Rasa malu seksual sering muncul, meski percakapan tentang seks positif kini semakin berkembang.

Banyak orang masih merasa canggung ketika membicarakan kink, masturbasi, atau mengungkapkan keinginan di ranjang.

Padahal, selama keinginanmu konsensual dan tidak merugikan siapa pun, tidak ada alasan untuk merasa malu.

Berikut 10 hal yang termasuk hal yang tidak perlu malu saat di ranjang:

1. Role-Playing

Pernah membayangkan berpura-pura menjadi orang lain saat bercinta?

Role-playing adalah cara sah untuk mengeksplorasi fantasi, dinamika kekuasaan, atau persona yang biasanya tidak dialami di dunia nyata.

Mulai dari skenario guru-murid, bos-karyawan, hingga berpura-pura sebagai orang asing yang baru bertemu, semua aman selama konsensual.

2. BDSM (Bondage, Discipline, Domination, Submission, Sadism, Masochism)

BDSM sering disalahpahami sebagai ekstrem, padahal ini soal kepercayaan, komunikasi, dan konsen bersama.

Menyerahkan kontrol atau mengambil peran dominan di ranjang sah-sah saja, selama menyenangkan dan aman.

3. Dirty Talk

Berbicara nakal atau mengungkapkan fantasi dapat meningkatkan keintiman dan gairah.

Memberi perintah, membisikkan fantasi, atau sekadar mengungkapkan apa yang diinginkan adalah hal normal dan menambah keseruan bercinta.

4. Exhibitionism dan Voyeurism

Beberapa orang terangsang saat diawasi, sementara yang lain menikmati menonton.

Tidak selalu soal seks di publik—pasangan dapat mempraktikkan ini secara privat dan konsensual, misalnya merekam diri sendiri atau role-playing.

 

5. Masturbasi dan Mutual Masturbation

Mengeksplorasi tubuh sendiri membantu memahami kesukaanmu, sehingga seks dengan pasangan lebih memuaskan.

Mutual masturbation, yaitu saling menikmati diri di depan pasangan, juga bisa menjadi pengalaman intim.

6. Anal Play

Meski ada stigma, anal play tidak ada hubungannya dengan orientasi seksual. Area ini kaya saraf, memberikan sensasi yang menyenangkan. Bisa dilakukan dengan jari, mainan, atau penetrasi, selama konsensual.

7. Fetish pada Bagian Tubuh Tertentu

Semua orang punya bagian tubuh favorit. Fetish kaki, ketiak, telinga, hidung, atau lutut adalah hal wajar. Selama tidak merugikan pasangan, tidak ada yang perlu malu.

8. Pujian dan Hinaan

Beberapa orang terangsang dengan pujian (“Kamu anak baik”), sementara yang lain menikmati hinaan (“Kamu nakal”).

Selama konsensual, menggabungkan pujian atau hinaan bisa menambah gairah.

9. Seks Non-Penetratif

Tidak semua seks harus penetratif. Outer course, seperti dry humping, grinding, atau sensasi tanpa penetrasi, sama memuaskannya dengan seks tradisional.

10. Eksplorasi Fantasi

Fantasi threesome, cuckolding, atau setting seksual unik sah-sah saja. Kuncinya tetap konsen dan komunikasi dengan pasangan.

Apa yang bekerja untukmu dan pasanganlah yang penting, bukan norma sosial atau pandangan orang lain. (jas)

 

Related News
Recent News
image
Sex and Relationship 2 Kebiasaan yang Sering Dianggap Aneh Justru Jadi Tanda Kecerdasan, Kamu Punya Salah Satunya?
by April2026-01-14 18:31:30

Psikolog ungkap dua kebiasaan yang sering dianggap aneh justru jadi tanda kecerdasan.

image
Sex and Relationship Yang Terjadi di Otak Saat Kamu Jatuh Cinta...
by Adrian Jasman2025-05-30 23:06:01

Tapi, apa yang sebenarnya terjadi di dalam otak saat kamu mulai merasakan jatuh cinta? Dan bagaimana otak kita berubah seiring waktu dalam hal cinta?