Google Melawan! Ajukan Banding soal Putusan Monopoli Departemen Kehakiman AS

GOOGLE - Fokus utama sengketa saat ini adalah kewajiban Google membagikan data dan hasil pencarian ke mesin pencari pesaing/ Foto: Pexels

 

Dampak Hukum Terhadap Dunia Pencarian

Sengketa ini bermula dari putusan 2024, ketika hakim menyatakan Google memegang monopoli ilegal di ranah pencarian.

Masalah utama adalah praktik Google membayar miliaran dolar agar menjadi mesin pencari default di perangkat seperti iPhone, sehingga menghalangi kompetitor.

Awalnya, DOJ mengajukan beberapa opsi ekstrem, termasuk memaksa Google menjual browser Chrome.

Namun pengadilan akhirnya memilih solusi “lebih lunak”, yaitu memaksa Google membagikan datanya agar mesin pencari kecil bisa mengejar ketertinggalan.

Jika banding Google berhasil, operasi bisnis berjalan normal.

Namun jika remedi tetap berlaku, cara pengguna mencari informasi di internet bisa berubah signifikan.

Related News
Recent News
image
Techno Roblox Kids Meluncur di Indonesia, Akun Anak Kini Punya Pembatasan Konten dan Chat
by Adrian Jasman2026-05-21 14:00:00

Roblox Kids resmi hadir di Indonesia, batasi konten dan chat pengguna di bawah 16 tahun.

image
Techno Cerita di Balik Lensa: Laura Basuki hingga Social Media Creators Hidupkan Karakter Personal dengan Xiaomi 17
by Adrian Jasman2026-05-07 12:19:19

Xiaomi 17 hadirkan mobile imaging Leica untuk karya visual kreator lebih personal dan sinematik.