Fiktif Tapi Terasa Nyata, Film Pengepungan di Bukit Duri Sentil Sistem Bobrok dan Luka Lama Tanah Air?

Tanggapan Netizen dan Para Pemain Film Pengepungan di Bukit Duri (Kolase: AVN Media)

AVNMEDIA.ID - Tak sedikit penonton menyoroti kuatnya simbolisme yang dibawa film Pengepungan di Bukit Duri.

Bukit Duri, meski fiktif, terasa begitu nyata sebagai cerminan runtuhnya sistem pendidikan dan tatanan sosial-politik.

Di sekolah itu, papan tulis justru dipenuhi amarah alih-alih ilmu, dan para siswa tumbuh bukan dengan harapan, tapi warisan dendam.

Film Pengepungan di Bukit Duri menyampaikan kritik yang halus tapi mengena bahwa ketika keluarga, sekolah, dan negara gagal merawat empati, maka prasangka dan trauma dengan mudah menjelma menjadi kekerasan yang terus berulang.

Salah satu aspek yang memantik perdebatan dalam film Pengepungan di Bukit Duri adalah penggunaan bahasa kasar yang nyaris tanpa jeda.

Umpatan-umpatan tajam, seperti “anjing”, “kontol”, hingga “ngentot” berseliweran tanpa sensor.

Bagi sebagian penonton, ini terasa terlalu vulgar.

Related News
Recent News
image
Film Ending Husbands in Action (2026): Kerja Sama Mantan Suami dan Suami Baru Selamatkan Keluarga
by Adrian Jasman2026-06-21 09:07:01

Lantas bagaimana ending Husbands in Action, apakah Choong-sik berhasil menyelamatkan mantan istrinya

image
Film Bukan Cuma Audi Marissa, 3 Aktor Senior Ini Jadi Kunci Teror di Film Pasar Setan
by Salsabila Damayanti2026-06-20 10:00:00

Tak hanya diperankan Audi Marissa dan Roy Sungkono, film Pasar Setan hadirkan pemeran senior ini