Ending The Scarecrow Dinilai Tidak Memuaskan, Sutradara Sengaja Tolak Happy Ending demi Tetap Realistis?
Alasan The Scarecrow tak happy ending
DRAKOR - Sutradara drama Korea The Scarecrow/Kolase:AVNMEDIA.ID
Setelah pertemuan tersebut, ia memutuskan bahwa The Scarecrow tidak boleh sekadar menjadi drama kriminal yang fokus mencari sensasi siapa pelaku sebenarnya.
Sebaliknya, drama ini dibuat untuk memperlihatkan luka panjang yang terus ditanggung orang-orang yang ditinggalkan tragedi itu.
“Karena di dunia nyata, korban pun tidak benar-benar mendapat keadilan. Banyak pelaku dan orang-orang yang terlibat tidak dihukum dengan layak,” ungkap sang sutradara.
Tolak Ending “Sat-Set” Demi Realisme
Park Jun Woo juga mengungkap bahwa pihak studio dan stasiun televisi sempat meminta ending yang lebih memuaskan dan dramatis.
Namun ia menolak usulan tersebut.
Menurutnya, tidak masuk akal jika drama yang sangat dekat dengan tragedi nyata tiba-tiba memberikan hukuman instan pada penjahat hanya demi kepuasan penonton.
“Masa iya penjahatnya tiba-tiba mati kesambar petir atau kecelakaan?” ujarnya.
Karena itu, rasa sesak dan frustrasi sengaja dipertahankan sampai akhir drama.
Hal tersebut justru menjadi alasan mengapa banyak penonton merasa ending The Scarecrow begitu berat secara emosional.





