Di Balik Medali Emas, Berikut Kisah Perjuangan dan Harapan Firdaus Atlet Difabel di PEPARNAS 2024

Firdaus, Atlet Difabel Peraih Medali Emas dan Perunggu di PEPARNAS 2024 (Foto: Diskominfo Kaltim)

Namun, hidupnya berubah ketika temannya, Guntur, yang berlaga di ASEAN Para Games Malaysia 2017, mengajaknya.

“Guntur itu kebetulan satu kampung dengan saya. Dia mengajak saya untuk mencoba menjadi atlet. Awalnya, saya ragu karena belum pernah terjun sebagai atlet. Tapi, dorongan dan dukungan dari Guntur serta teman-teman membuat saya mulai berlatih terus,” cerita Firdaus.

Bagi Firdaus, pilihan bertanding sebagai atlet difabel bukanlah hal yang mudah.

Saat dia mulai berlatih renang, dia membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun untuk terbiasa dengan kondisi fisik barunya.

“Awal-awal dulu latihan dengan biaya sendiri. Belum ada dukungan dari pemerintah, jadi semua usaha dan biaya saya keluarkan sendiri,” kenangnya.

Firdaus akhirnya mencapai hasil yang luar biasa dari latihannya yang tak tergoyahkan.

Dia bisa berenang sebelum kecelakaan terjadi karena lingkungan kampungnya tak jauh dari sungai.

Namun, menjadi atlet profesional tentunya membutuhkan lebih dari sekedar kecakapan berenang.

Firdaus berusaha keras setiap hari, menjadi terbiasa dengan latihan keras, dan berkonsentrasi pada tujuannya.

Related News
Recent News
image
Advertorial Pasar dan Demokrasi Desa: Didik Agung Ajak Warga Manunggal Jaya Bicara Hak & Kewajiban Usaha
by Redaksi2025-12-21 21:43:00

Didik Agung ajak warga Manunggal Jaya diskusi hak & kewajiban pasar tradisional.

image
Advertorial Di Desa Manunggal Jaya, Dewan dan Warga Saling Diskusi Cair
by Tim Advertorial dan Bisnis2025-12-07 22:31:00

Didik Agung bahas Perda Pendidikan di Kukar, tekankan karakter, toleransi, dan wawasan kebangsaan.