Deretan 7 Anggota Keluarga Kerajaan yang Pernah Dicopot Gelarnya
Berikut daftar anggota keluarga kerajaan yang di copot gelarnya
KERAJAAN - Potret anggota keluarga kerajaan yang pernah dicopot gelarnya / Foto:AVNMedia
Dampak pencabutan gelar Pangeran Andrew turut dirasakan mantan istrinya, Sarah Ferguson.
Setelah bertahun-tahun tetap menyandang gelar kehormatan "Sarah, Duchess of York" pasca perceraiannya dengan Andrew pada 1996, ia akhirnya berhenti menggunakan gelar tersebut mengikuti keputusan sang mantan suami pada Oktober 2025.
Ferguson turut diminta meninggalkan kediaman Royal Lodge yang ia tempati bersama Andrew sejak 2008.
7. Pengiran Raabi'atul Adawiyyah (Brunei Darussalam)
Kasus pencabutan gelar terbaru terjadi di Brunei Darussalam.
Sultan Hassanal Bolkiah mencabut gelar kehormatan "Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri" yang disandang Pengiran Raabi'atul Adawiyyah binti Pengiran Haji Bolkiah, istri Pangeran Abdul Malik, putra kedua Sultan.
Keputusan ini diumumkan Kantor Grand Chamberlain pada 8 Agustus 2026 dan berlaku efektif segera.
Pihak istana menyatakan perilakunya dinilai tidak pantas bagi seorang istri anggota keluarga kerajaan dan dianggap mencoreng nama baik monarki, tanpa merinci tindakan spesifik yang menjadi pemicunya.
Sesuai protokol kerajaan Brunei, pencabutan gelar ini turut menghilangkan sejumlah hak istimewa yang melekat pada statusnya, termasuk fasilitas kediaman kerajaan dan pengawalan protokoler.
Deretan kasus ini turut menjadi pengingat bahwa di balik kemewahan dan kehormatan status kerajaan, aturan dan tanggung jawab yang menyertainya tetap berlaku ketat bagi siapa pun yang menyandangnya. (jay)





