ArtScience Museum Hadirkan “Flesh and Bones”, Eksplorasi Tubuh Manusia Lintas Seni dan Sains
The Network Within (2026) by Chiharu Shiota at the entrance of the exhibition/ HO to Avnmedia.id
“Anatomi tidak hanya dibentuk oleh ilmu pengetahuan, tetapi juga oleh budaya, kepercayaan, dan eksplorasi artistik,” ujarnya.
Salah satu highlight utama adalah karya anatomi klasik dari Antonio Cattani, berupa ukiran berskala besar dari abad ke-18 yang menampilkan visualisasi detail tubuh manusia.
Karya tersebut dipamerkan berdampingan dengan interpretasi kontemporer dari seniman Asia seperti Angela Su, yang menghadirkan pendekatan spekulatif terhadap anatomi modern.
Pengalaman imersif juga menjadi kekuatan utama pameran ini. Instalasi The Network Within karya Chiharu Shiota membuka perjalanan pengunjung dengan representasi tubuh sebagai jaringan memori dan koneksi.
Sementara itu, instalasi audiovisual Evolver dari Marshmallow Laser Feast membawa pengunjung menjelajahi sistem pernapasan manusia melalui teknologi VR, dengan narasi oleh Cate Blanchett dan musik dari Jonny Greenwood.
Tidak hanya berfokus pada perspektif Barat, pameran ini juga mengangkat pendekatan anatomi dari Asia, termasuk pengenalan mendalam terhadap konsep Traditional Chinese Medicine.
Melalui koleksi teks kuno, diagram, dan instrumen medis, pengunjung diajak memahami tubuh sebagai sistem energi dan keseimbangan, bukan sekadar struktur fisik.





